Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketua DPR Sejalan dengan Jokowi Terkait Revisi UU Terorisme

Ketua DPR Sejalan dengan Jokowi Terkait Revisi UU Terorisme

Jumat, 22 Jan 2016 10:46
Ilustrasi : Okezone
JAKARTA – Ketua DPR RI Ade Komarudin menyatakan sepakat dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merevisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Pasalnya dengan adanya perubahan di dalam UU itu, lebih menjamin keamanan masyarakat.

"Bagus dong. Revisi itu tentu untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dengan memberikan rasa aman masyarakat, kita harus kerja keras semua," ujar pria yang akrab disapa Akom ini saat dihubungi, Jumat (22/1/2016).

Politikus Partai Golkar tersebut mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas. Revisi UU itu telah disepakati masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2016 sebagai inisiatif pemerintah.

Kesepakatan ini diambil dalam konsinyering antara Baleg DPR, DPD, dan pemerintah di Wisma DPR, Kopo, Jawa Barat, pada Rabu 20 Januari.

Karena itu, Akom menyatakan segera melakukan pembahasan terhadap revisi UU Terorisme tersebut. Pihaknya akan memerintahkan anggota Komisi I DPR RI untuk membahasnya dengan pemerintah.

"Dewan siap untuk revisi. Di Prolegnas 2016 sudah masuk juga," katanya.

Sebelumnya, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai revisi UU Terorisme telah disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Revisi tersebut mendapat catatan khusus dari Jokowi. Keputusan ini diambil Jokowi untuk memperkuat upaya pemberantasan terorisme, khususnya dalam pencegahan.

Pramono Anung mengungkapkan, Jokowi memberikan arahan kepada Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Menkumham Yasonna H Laoly, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Kepala BIN Sutiyoso, dan Kepala BNPT Saud Usman Nasution.

Selain itu, kata Pramono, Jokowi juga memerintahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menutup semua akun yang menyebarkan paham radikal.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.