Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Ketum PA 212 Berharap Alfian Tanjung Divonis Bebas

Nasional

Ketum PA 212 Berharap Alfian Tanjung Divonis Bebas

Rabu, 02 Mei 2018 14:55
Detik.com
Sidang Alfian Tanjung
Jakarta - Ketum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif berharap Alfian Tanjung divonis bebas. Alfian dituntut 3 tahun penjara atas dakwaan pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Kami dari 212 berharap mudah-mudahan Alfian Tanjung akan divonis bebas dan dibebaskan dari segala tuntutan yang ada," kata Slamet di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Bungur Besar Raya, Rabu (2/5/2018).

Slamet Maarif menyebut apa yang disampaikan Alfian dalam pleidoinya tentang kebangkitan PKI merupakan hal yang nyata. Dia berharap nota pembelaan (pleidoi) Alfian bisa menjadi pertimbangan dalam putusan majelis hakim.

"Tadi dia sampaikan pleidoi tentang bagaimana indikasi kuat tentang kebangkitan komunis di Indonesia. Mudah-mudahan majelis hakim bisa mendengar dengan hati nuraninya bahwa fakta dan indikasi itu memang ada, kuat dan nyata," sambungnya.

Slamet juga mengajak Alumni 212 memberikan dukungan kepada Alfian dengan menghadiri persidangan. Alfian menurutnya harus mendapatkan dukungan.

"Kepada Alumni 212 jangan biarkan Alfian Tanjung berjuang sendiri. Mari kita bersama-sama kita support beliau dan kita berharap di sidang terakhir tentang vonis akan disupport," ujar Slamet.

Alfian Tanjung dituntut 3 tahun penjara dan denda Rp 100 juta. Alfian diyakini jaksa terbukti melakukan ujaran kebencian lewat cuitan 'PDIP 85% isinya kader PKI' di akun Twitter.

Jaksa menyebut kalimat cuitan dari twitter Alfian mempunyai makna provokatif yang dapat membangkitkan rasa marah dan kebencian terhadap PDIP.

Alfian disebut jaksa melanggar Pasal 29 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sedangkan Alfian dalam pleidoinya menegaskan cuitannya soal PDIP merupakan ekspresi kekhawatiran terhadap kebangkitan PKI. Antek-antek PKI menurutnya terus bergerak hingga saat ini.

"Cuitan saya tentang PDIP 85 % merupakan ekspresi kekhawatiran saya dari berbagai temuan saya. Apalagi sejak 1998 awal reformasi dengan berbagai upaya gerombolan anti Tuhan ini terus bergerak seperti virus atau roh jahat yang menyusup ke berbagai kalangan," ujarnya.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 09:19

    Penampakan Edison Bupati Muara Enim Kenakan Rompi Oranye KPK, Langsung Dijebloskan ke Penjara Usai Jadi Tersangka

    Bupati nonaktif Muara Enim, Edison mengenakan rompi oranye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek pengadaan di Dinas P

  • Rabu, 10 Jun 2026 08:40

    Turki Bikin Sewot Israel karena Bercita-cita Bebaskan Yerusalem

    Israel langsung berang kepada Turki karena bercita-cita membebaskan Yerusalem dari pendudukan rezim Zionis di wilayah tersebut. Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mencak-mencak menanggapi pernyataa

  • Rabu, 10 Jun 2026 08:36

    Rangkaian Milad Inhil ke-61, Ratusan Petani Antusias Ikut Lomba Menyolak Kelapa

    INDRAGIRI HILIRâ€" Dalam rangkaian peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Pemerintah Kabupaten Inhil melalui Dinas Pertanian sukses menyelenggarakan lomba menyolak kelapa, Selasa (9

  • Rabu, 10 Jun 2026 08:29

    Diduga Berasal dari Malaysia, 6,94 kg Sabu dan 969 Cartridge Etomidate Diamankan Polda Riau

    PEKANBARU - Sedikitnya, 6,94 kg narkoba jenis sabu dan 969 cartridge etomidate berhasil diamankan Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau. Barang haram tersebut diduga dikirim dari negara tetangga Malay

  • Rabu, 10 Jun 2026 08:21

    Wabub Bengkalis Hadiri RUPS BRK: Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

    PEKANBARU,-Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026 PT Bank Riau Kepri (

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.