nasional
Kisah Guru SD Negeri Miangas Rela Tunggu 2 Minggu untuk Ambil Gaji
detik.com
Jumat, 27 Sep 2019 14:09
Kepada detikcom, wanita asal Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, ini berkisah soal suka-dukanya mengajar di SD Negeri Miangas-pulau terdepan di utara Indonesia.
Saat menjadi guru honorer pada 2007-2013, ia pernah dibayar dengan upah Rp 3.000 per jam dengan lama waktu mengajarnya berkisar antara 150-164 jam per bulan.
Wen bercerita, hasil jerih payahnya itu baru bisa ia terima setelah bendahara sekolah berangkat ke Melonguane untuk mengambil gaji para guru, dan kembali ke Miangas berhari-hari setelahnya.
"(Perjalanan) bendahara (dalam mengambil gaji) paling lama 2 minggu, tapi saya menunggu, saya juga tetap setia, tetap mengajar karena itu tanggung jawab sebagai orang pendidik," tuturnya.
Gaji guru PNS di Miangas memang ditransfer melalui bank lokal yang hanya dapat ditemui di Melonguane. Lantaran itu, tiap bulannya, sekolah perlu mengutus seorang bendahara untuk pergi ke sana.
Dari Miangas, bendahara sekolah harus menempuh perjalanan laut sejauh 110 mil yang bisanya menghabiskan waktu 36 jam. Namun, itu pun masih tak pasti. Jika gelombang besar datang, perjalanan dipastikan akan memakan waktu lebih lama karena kapal Perintis yang membawa penumpang tidak berani berlayar.
Para guru PNS, termasuk Wen, hanya pasrah menitipkan buku rekening mereka untuk mencairkan gaji si Melonguane. Selanjutnya bendahara akan mengambil gaji di bank lokal kemudian membawanya lagi ke Miangas lewat kapal.
Namun, sejak bank BRI hadir di Miangas tahun 2018, kondisi berubah drastis. Semua menjadi lebih mudah dan cepat. Jika sebelumnya, gaji baru diterima setelah bendahara sekolah kembali ke Miangas, kini gaji bisa dicairkan setelah sang bendahara mentrasfernya dari Melonguane.
Beberapa guru pun membuka rekening BRI dan memilih untuk menerima gaji yang ditransfer bendahara dari Melonguane ke BRI di Miangas.
"Jadi buku (rekening bank lokal)saya hanya titip pengurusan per bulan (ke) bendahara di Kabupaten Kepulauan Talaud. Saya hanya terima di bank BRI Miangas karena untuk nafkah saya," ujarnya.
"Harapan saya gaji bisa (langsung) transfer ke BRI supaya (lebih) mudah, karena di sini (hanya) ada BRI saja," pungkasnya.
detikcom bersama Bank BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan. Untuk mengetahui informasi dari program ini, ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.
Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang
GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per
PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban
PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria
Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi
PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot
Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta
PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.
Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.
BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki