Nasional
Kubu Prabowo Balas Serangan Luhut
Kamis, 06 Des 2018 15:56
"Kami selalu bicara data dari awal. Justru pemerintah sekarang yang tidak serius mengurusi data, lihat saja Mendag, Mentan, dan Kabulog datanya bisa beda. Pak Buwas sampai bilang tidak percaya data BPS. Jadi, kebijakan selama ini data apa yang dipakai pemerintah?" ujar Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (6/12/2018).
BPN Prabowo-Sandi menyebut, justru pemerintah yang selama ini tidak sinkron terkait data yang dikeluarkan kementerian atau lembaga. BPN Prabowo-Sandi balik bertanya kepada Luhut terkait acuan yang digunakan pemerintah ketika mengubah kebijakan.
"Jadi, kita tidak heran kalau pemerintah suka ubah-ubah kebijakan sesukanya. Nggak tahu juga itu datanya dari mana. Misalnya, naikin BBM malam tiba-tiba turunin lagi. Buka investasi asing 100% untuk 120-an sektor, lalu jadi 100-an sektor, turun jadi 50-an sektor, turun lagi jadi 28-an sektor, terus batal. Bikin ini datanya dari mana? Silakan tanya Pak Luhut," kata politikus asal PAN ini.
"Katanya, Beliau mau lawan yang berani nolak BBM naik, tahunya Presiden sendiri yang nolak. Ini kan publik tidak diberikan kepastian. Bagi kami, soal data ini penting. Data ini harus kuat banget, terintegrasi, satu saja acuannya. BPS dan World Bank itu datanya sama setahu saya. Kami ingin peran BPS makin diperkuat, anggarannya naik, kalau bisa real time," imbuh Faldo.
Sebelumnya, Luhut meminta capres atau cawapres ketika bicara menggunakan data yang jelas. Luhut tak menyebut kandidat presiden yang bicara tanpa data. Namun dia menyindir capres yang mengaku mengutip data dari World Bank. Setelah dicek ternyata World Bank tak pernah mengeluarkan data seperti yang diungkap sang calon presiden tersebut.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta