Senin, 06 Jul 2026

MKD Putuskan Skandal Freeport Hari Ini

Rabu, 16 Des 2015 09:10
Antara
JAKARTA - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) akan memutuskan kisruh transkrip rekaman PT Freeport Indonesia. Polemik dan perdebatan yang cukup panjang soal pencatutan nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak karya PT Freeport Indonesia itu akan diputuskan dalam sidang kode etik yang digelar siang hari ini.

"Diputuskan hari Rabu pukul 13.00 WIB, konsinyering untuk mengambil keputusan terhadap perkara ini," kata Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dalam memutuskan perkara ini, MKD tidak menerapkan sistem voting namun setiap anggota MKD akan berbicara terkait dengan perihal laporan Menteri ESDM Sudirman Said yang melaporkan petinggi DPR dalam transkrip rekaman PT Freeport tersebut. Di mana nantinya setiap anggota MKD membuat pertimbangan hukum dan menyimpulkan bagaimana hukuman yang sifatnya etik.

"Tidak ada voting, tetapi setiap anggota (MKD) memberikan pertimbangan hukum dan menyimpulkan bentuk keputusan yang sifatnya etik," jelasnya.

Berbagai prediksi mencuat terkait putusan MKD pada siang hari ini. Pengamat politik dari Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar menilai, awal pengusutan kasus ini juga dimulai dari pelanggaran etik yang dilakukan oleh Sudirman Said yang melaporkan rekaman hitam perpanjangan kontrak PT Freeport tersebut ke MKD.

"Sudirman Said menyalahi etik juga. Saya belum memahami pelanggaran hukum yang dilakukan Sudirman Said, kalau secara etika ada," tutur Idil Akbar kepada Okezone, Rabu (15/12/2015).

Ia menjelaskan, semestinya yang berhak melakukan laporan adalah Presiden Jokowi yang merasa namanya dicatut. Sementara posisi Sudirman Said hanya sebagai menteri.

"Bagaimana pun posisi Sudirman Said sebagai pembantu Presiden. Maka seharusnya yang berhadapan dengan DPR adalah Presiden. Apalagi nama Presiden dalam hal ini secara pribadi maupun istitusi yang nama dibawa dalam percakapan yang dilaporkan," tegasnya.

Sehingga, tambah Idil, laporan tersebut akhirnya membuat kisruh antara legislatif dan eksekutif terus berkepanjangan. Padahal, hubungan antara-eksekutif dan legislatif semestinya harus seimbang.

"Posisi Sudirman Said kan dibawah Presiden. Secara logika hubungan antar-lembaga pemerintah, dia (Sudirman) tidak berwenanglah (melakukan laporan)," pungkasnya.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • Senin, 06 Jul 2026 15:17

    Polsek Bukit Kapur Edukasi Bahaya Narkoba kepada Ratusan Pelajar SMAN 8 Dumai

    DUMAI-Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, personel Polsek Bukit Kapur Polres Dumai melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di SMAN 8 D

  • Senin, 06 Jul 2026 15:14

    Dua Kapal Roro Rusak, Antrean Bengkalis–Pakning Mengular hingga Lebih 8 Jam

    BENGKALIS â€" Arus penyeberangan di lintasan Roro Bengkalisâ€"Pakning mengalami kepadatan parah setelah dua dari lima armada mengalami kerusakan. Akibatnya, pengguna jasa penyeberangan harus mengantre

  • Senin, 06 Jul 2026 14:30

    Tampil Memukau, Siswi Sabilal Muhtadin Inhil Hana Humaira Dinobatkan Sebagai Dara Belia Kebudayaan Riau 2026

    PEKANBARU - Siswi Sekolah Sabilal Muhtadin, Hana Humaira Ashafa (14) sukses mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Ia resmi dinobatkan sebagai Dara Belia Kebudayaan Provinsi Riau 2026 pa

  • Senin, 06 Jul 2026 14:28

    Muklisin Upayakan Percepatan Gaji ke-13 ASN Kuansing dan Selesaikan Tunda Bayar

    TELUKKUANTAN â€" Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing), intensif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau guna mempercepat penyaluran hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN), termas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor