Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Mahfud Md: Zaman Gus Dur Nggak Ada Menteri yang Korupsi

Nasional

Mahfud Md: Zaman Gus Dur Nggak Ada Menteri yang Korupsi

Sabtu, 22 Des 2018 09:30
Detik.com
Jakarta - Mahfud Md mengenang masa ketika Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjabat sebagai Presiden RI. Dia mengatakan, di era Gus Dur, pemerintahan bersih dari korupsi.

"Di pemerintahan di Indonesia zaman Gus Dur ada nggak menteri yang korupsi. Enggak ada," kata Mahfud, dalam pidatonya di acara haul ke-9 mantan Presiden ke-4 RI itu, di kediaman Gus Dur, Jalan Warung Sila, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (22/12/2018) dinihari.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan, saat Gus Dur memerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, lembaga negara ataupun kementerian bebas dari korupsi. "Ada kasus dulu itu kasus bulog tapi itu dulu bukan pemerintahan, itu di swasta dengan swasta," ujarnya.

Mahfud mengatakan, Gus Dur memang tidak pernah main-main dalam persoalan memberantas korupsi. Dia tidak segan memecat orang-orang yang terindikasi korupsi pada saat itu.

"Kalau zaman Gus Dur, main-main Anda korupsi ya di sikat. Kadangkala belum diteliti betul, dipecat duluan, kadangkala. Begitu kerasnya Gus Dur pada korupsi," kata Mahfud.

Tidak hanya tegas terhadap korupsi, Mahfud mengatakan, Gus Dur juga tidak pernah berkompromi saat memilih pejabat tinggi. Misalnya saat dia dipilih menjadi Menteri Pertahanan.

"Saya diambil Gus Dur ibaratnya dari semak-semak. Saya tiba-tiba jadi Menhan, semua orang kaget. Ini orang siapa, dicari di file CIA Amerika juga enggak ada," ungkapnya.

Sikap tegas tersebut, menurut Mahfud, muncul dari prinsip Gus Dur yang selalu mengutamakan kepentingan manusia di atas politik. Tidak seperti sekarang yang menurutnya malah mengorbankan manusia untuk kepentingan politik.

"Ajaran penting Gus Dur bahwa politik itu harus diletakkan dalam kerangka kepentingan manusia yaitu manusia Indonesia. Oleh sebab itu tidak boleh manusia dikorbankan, untuk kepentingan poltik dengan berbagai tipu daya berita-berita hoax, perpecahan dan sebagaimya. Saya kira itu, ini momentum yang tepat kita mau pilpres mau pileg dan kemudian ada topik politik di atas kemanusian, poltik tidak lebih penting dari kemanusiaan," tutur Mahfud.

Sejumlah tokoh juga turut hadir selain Mahfud Md ialah Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jimly Asshiddiqie, Agum Gumelar, seniman Sujiwo Tejo, hingga penyair Zawawi Imron. Tak lama berselang, hadir Komando Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.