Senin, 18 Mei 2026

Nasional

Maruf Amin Menolak Sapaan Siap Wapres!

Selasa, 23 Apr 2019 11:32
Detik.com
Calon Wakil Presiden, Maruf Amin.
JAKARTA - Orang-orang yang mengikuti syukuran Pemilu 2019 di Kantor PBNU menyambut kedatangan Ma'ruf Amin. Calon Wakil Presiden pendamping Capres Joko Widodo (Jokowi) itu mendapat sapaan, "Siap, Wapres!". Namun Ma'ruf menolak sapaan seperti itu.

Dia menolak disapa Wapres karena hasil penghitungan riil final dari KPU masih belum diumumkan. Hingga saat ini, yang ada masih berupa hasil hitung cepat (quick count), belum hasil hitung riil (real count) dari KPU.

Penolakan atas jawaban 'siap, Wapres!' itu terjadi saat Ma'ruf berada di Gedung PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019) kemarin. Awalnya, Ma'ruf menyatakan dirinya bersyukur karena Jokowi dan dirinya bisa memuncaki perolehan suara versi quick count. Namun tetap, hasil real count KPU-lah yang bakal menentukan secara resmi hasil Pilpres 2019.

"Oleh karena itu, jangan panggil wapres dulu karena belum resmi ditentukan oleh KPU real count-nya," kata Ma'ruf Amin.

"Siap, Wapres!" kata seorang pria di lokasi ke Ma'ruf. Suaranya jelas dan lantang. Sontak seisi ruangan tertawa mendengar cara orang tersebut menyapa Ma'ruf. Apalagi Ma'ruf baru beberapa detik sebelumnya mengimbau agar dirinya jangan dulu disapa wapres.

"Jangan dulu ya, tahan dulu, siap... siap... boleh kalau siap... siap.... 'Siap wapres' tahan dulu, mudah-mudahan real count-nya sama dengan quick count itu," kata Ma'ruf.

Rekapitulasi nasional penghitungan suara dari KPU direncanakan selesai pada 22 Mei 2019 nanti. Meski real count itu masih harus ditunggu, namun dia bersyukur hasil quick count sejauh ini menunjukkan posisi unggul Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

Jokowi sendiri juga menyampaikan hal senada. Capres petahana itu mengimbau agar semuanya menunggu hasil resmi dari KPU. Ini disampaikanya sejak tanggal pemungutan suara, 17 April 2019 lalu, usai pencoblosan.

"Dari indikasi exit poll dan juga quick count tadi sudah kita lihat semua, tapi kita harus bersabar, bersabar menunggu penghitungan dari KPU secara resmi," kata Jokowi dalam pernyataannya di Djakarta Theater, Jl MH Thamrin, Jakpus, Rabu (17/4) lalu.

Capres rival Jokowi di Pilpres 2019, Prabowo Subianto, juga telah menyampaikan agar semuanya menunggu real count KPU. Dia menyerukan para pendukungnya untuk mengawal penghitungan suara. Prabowo tidak percaya pada hasil quick count.

"Kawal kemenangan tetap bersama kita. Saya meminta saudara minta menjaga C1, C1 plano yang ada di kotak suara seluruh kecamatan atau PPK harus dijaga karena ada usaha untuk menghilangkan kotak suara. Awasi petugas yang rekapitulasi data, pastikan tidak ada angka diubah," ujar Prabowo dalam syukuran klaim kemenangan di depan kediamannya di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4) lalu.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.