Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Menteri Susi Harap Pesantren Sediakan Menu Ikan Setiap Hari

Nasional

Menteri Susi Harap Pesantren Sediakan Menu Ikan Setiap Hari

Senin, 08 Apr 2019 15:43
Detik.com
Menteri Susi berkunjung ke pesantren di Ciamis.
CIAMIS - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Cijantung dan Darussalam, Kabupaten Ciamis, Senin (8/4/2019) untuk mengajak santri gemar makan ikan (Gemarikan).

Pada kesempatan ini, Menteri Susi juga memberikan bantuan 1 ton ikan konsumsi dan 100 ribu benih ikan, serta bioflok untuk memelihara ikan. Sudah 500 pesantren yang telah diberi bantuan serupa.

Susi mengatakan 1 dari 3 anak Indonesia dari tahun ke tahun memiliki tubuh kecil karena kurang protein. Untuk itu sangat perlu makan ikan untuk menambah protein.

"Kalau bisa, pesantren setiap hari menunya ada ikan. Kemarin sudah mencicipi ikan laut? Dikasih satu ton. Nanti dicari lagi ikannya dikirim lagi," ujar Susi.

Tahun 2014, konsumsi ikan di Indonesia mencapai 36 kilogram per kapita. Itu pun di timur yang di atas 40-50 kilogram per kapita. Tapi di Jawa Tengah dan Jawa Timur konsumsinya di bawah 10 kilogram.

"Pada enggak suka ikan di Jateng dan Jatim. Orang Jawa Barat tidak terlalu parah, konsumsi ikannya masih di atas rata-rata nasional. Mengingat di Jabar ini banyak kolam-kolam ikan, pelihara sendiri, dari nila, gurame dan lainnya," katanya.

Susi mengaku beberapa tahun terakhir selalu kampanye di Jawa Tengah dan Jawa Timur agar masyarakat gemar makan ikan. "Karena ikan itu banyak protein dan omega yang penting untuk otak. Kalau IQ-nya tinggi, tentu mereka bisa jadi apa saja dan tidak akan sia-sia," ujarnya.

Susi berharap pesantren terus membudidayakan ikan. Supaya kebutuhan protein dan omega untuk para santri terpenuhi.

Menteri Susi juga memberi motivasi kepada para santri untuk menjaga kehormatan diri, kepribadian, kejujuran dan integritas. Ia mencontohkan dirinya, meski orang kampung asli Pangandaran, dengan memiliki kehormatan maka segala yang dicita-citakan bisa tercapai.

"Kalau kita benar mau komitmen dan lurus, bisa jadi apa saja. Indonesia bisa jadi apa saja. Buktinya, dalam 4 tahun Indonesia jadi pemasok tuna terbesar di dunia. Padahal dulu tidak diperhitungkan, yang punya nama itu Thailand dan Vietnam," katanya.

Santri juga harus bersyukur bisa berada di lingkungan pesantren. Karena pendidikan agama sangat penting bagi kehidupan. Dengan bekal agama akan ingat batasan.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.