Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Meski Penuh Muslihat, Politik Tak Boleh Halalkan Segala Cara

Meski Penuh Muslihat, Politik Tak Boleh Halalkan Segala Cara

Jumat, 27 Nov 2015 08:28
Dok. Okezone
Fahri Hamzah
JAKARTA - Guna memberi pesan moral kepada masyarakat untuk menjaga garis kebudayaan, Partai PDI Perjuangan menggelar pentas ketoprak yang dihadiri sejumlah pejabat negara.

Diketahui, acara tersebut tidak ada motivasi soal politik. Namun beberapa adegan dalam pentas tersebut menyinggung soal politik yang ada di Indonesia.

"Politik itu selalu menjadi bagian yang paling riil. Kalau dalam kesenian, politik itu ada tikam-menikam, pembunuhan, pengkhianatan dan dinamika," kata Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah usai menghadiri pentas ketoprak di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/11/2015) malam.

Melihat pertunjukan tersebut, Fahri sama sekali tidak tersinggung jika pentas kesenian yang menunjukkan keindahan seni namun juga menyentil masalah perpolitikan di Indonesia.

"Politik memang ada muslihat. Tapi dalam bermuslihat harus ada keagungan, kejujuran dan kebaikan yang harus diusahakan terus menerus," imbuhnya.

Menurutnya, begitulah politik yang ada, selalu ada akal daya dan muslihat yang kadang menghalalkan segala cara.

"Tidak boleh politik jadi tak beradab. Politik memang kadang mengantarkan pada pertengkaran dan beda pendapat. Tapi di dalamnya perlu menjaga keluhuran agar tidak menghalalkan segala macam cara," bebernya.

Sebagai informasi, pentas yang berlakon Bangun Majapahit ini menceritakan soal Raja Majapahit yang mengajak sekelompok pemuda yakni Ranggalawe dan teman-temannya untuk memiliki semangat kebersamaan dan loyal kepada negaranya.

Raden Wijaya dan para pemuda tersebut, berhasil membabat hutan dan membangun Kerajaan Majapahit. Diharapkan usai menyaksikan pentas tersebut, penonton dapat tergugah semangatnya dengan merefleksi kehidupan masyarakat pada masa Kerajaan Majapahit yang memiliki etos kerja tinggi dan loyal pada negara.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.