Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • MetroTV Klarifikasi Grafis Data Hasil Sementara QC Pilpres yang Viral

Nasional

MetroTV Klarifikasi Grafis Data Hasil Sementara QC Pilpres yang Viral

Kamis, 18 Apr 2019 11:01
Foto: Klarifikasi MetroTV soal grafis quick count sementara yang viral (Dok. Instagram MetroTV)
JAKARTA - Stasiun televisi MetroTV memberi klarifikasi terkait siaran quick count sementara Pilpres 2019 yang menjadi viral. Tayangan itu memuat grafis hasil quick count sementara Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang mereka akui keliru.

Tayangan yang dimaksud MetroTV ialah siaran pada 17 April 2019 pukul 15.12 WIB. Dalam siaran tersebut, MetroTV menampilkan hasil sementara quick count dari 6 lembaga survei, yaitu LSI Denny JA, Indobarometer, Charta Politika, SMRC, Poltracking dan Voxpol.


Dalam grafis tersebut, Prabowo-Sandiaga unggul atas Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, grafis tersebut memuat logo lembaga survei yang tertukar-tukar, setidaknya ada 4 logo lembaga survei yang tertukar dalam grafis itu

Grafis tersebut berbeda dengan election ticker yang menampilkan keunggulan Jokowi-Ma'ruf Amin. Sejumlah netizen yang merekam tayangan MetroTV per pukul 15.12 WIB tersebut menyoroti pembicara di acara yang disebut netizen kebingungan melihat data itu.



MetroTV lantas memberi klarifikasi. MetroTV, melalui akun Instagram-nya, menyatakan ada kesalahan teknis dalam tayangan 17 April 2019 pukul 15.12 WIB itu. Berikut klarifikasi MetroTV:

"Klarifikasi Grafis Data Hasil Sementara Quick CountPilpres 2019. Terdapat kesalahan teknis dalam penayangan grafis data hasil sementara penghitungan cepatPilpres 2019 pada pukul 15.12 WIB. Di dalam tayangan tersebut terdapat perbedaan data grafis dengan election ticker yang muncul di layar," kata Metro TV sembari menyertakan link data terakhir penghitungan suara yang benar



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.