Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Minta Ada Audit dari Tercecernya e-KTP, Mardani: Kegagalan Sistematis!

Nasional

Minta Ada Audit dari Tercecernya e-KTP, Mardani: Kegagalan Sistematis!

Selasa, 11 Des 2018 14:19
Detik.com
Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera menyoroti beragam kasus tercecernya ribuan e-KTP di beberapa daerah. Menurut dia, fenomena itu merupakan kegagalan sistematis dalam pengelolaan e-KTP.

"Ini kejadian luar biasa dan perlu mendapat perhatian serius. Kejadian yang berulang-ulang menunjukkan bahwa ada kegagalan sistematis dalam mengelola masalah KTP elektronik ini," kata Mardani kepada wartawan, Selasa (11/12/2018).

Mardani meminta ada audit menyeluruh terkait temuan e-KTP. Dia tak mau berspekulasi soal permasalahan e-KTP sebelum ada audit.

"Perlu audit total dalam masalah ini. Keengganan pemerintah melaksanakan audit perlu dipertanyakan," imbuh politikus PKS itu.

Kasus tercecernya e-KTP yang terbaru terjadi di daerah Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Sebelumnya, ditemukan pula e-KTP tercecer di Serang hingga Bogor.

Di Duren Sawit, e-KTP yang terbuang mencapai 2.005. Polisi telah memeriksa 10 saksi terkait kasus ini.

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan 2.005 e-KTP yang tercecer di Duren Sawit sudah kedalursa dan tidak akan mengganggu sistem database daftar pemilih tetap (DPT). Pendataan DPT dalam proses tahapan pemilu akan berjalan normal.

Tjahjo mengatakan siap dipecat jika kasus terkait kartu identitas ini mengganggu pendataan DPT. Dia memastikan kasus tersebut tidak akan berpengaruh dengan sistem.

"Kalau toh ada yang tidak terdata mungkin dia punya KTP ganda, yang tadi saya sampaikan. Dia sengaja belum punya datanya, ini dijamin nggak akan ada, saya tanggung jawab, saya siap dipecat kalau ada satu nama pun satu data yang tercecer mengganggu konsolidasi ini, saya siap dipecat, dan ini nggak ada hubungannya dengan sistem yang ada," ucap Tjahjo sebelumnya.


(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.