Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Moeldoko: Presiden Siapkan UU Khusus Pondok Pesantren

Nasional

Moeldoko: Presiden Siapkan UU Khusus Pondok Pesantren

Senin, 01 Apr 2019 10:04
Detik.com
Moeldoko saat mengunjungi salah satu ponpes di Kediri
KEDIRI - Presiden Joko Widodo mempersiapkan UU khusus Pondok Pesantren. Karena pesantren dianggap menjadi suatu lembaga pendidikan yang penting dan perlu dilestarikan, terutama dalam bidang keagamaan.

Hal itu diutarakan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Kedunglo Kota Kediri.

Wakil Ketua Tim Kemenangan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu datang mengunjungi acara Mujahadah Kubro Jamaah Wahidiyah. Dalam acara tersebut, Moeldoko sempat memberikan sambutan singkat, Ia mengatakan bahwa Pesantren nantinya akan dibuatkan undang-undang khusus, hal itu dilakuakan karena pesantren adalah tempat yang sangat penting dan sangat perlu dijaga dan dilestarikan.

"Bapak Presiden telah menyusun rencana undang-undang untuk Pondok Pesantren, dengan demikian nantinya pesantren akan menjadi tempat yang sangat penting untuk anak-anak kita belajar agama," ucap Moeldoko, Minggu (21/3/2019).

Moeldoko juga mengatakan aturan-aturan yang akan dibuat oleh Presiden adalah aturan yang mempermudah Pondok Pesantren dalam mengibarkan ajaran agama Islam.

"Bapak Presiden juga berpesan, katanya, Hati-hati jangan coba-coba dihilangkan tradisi-tradisi baik dalam pesantren dan biarkan terus berkembang," Imbuhnya.

Lebih lanjut, Moeldoko mengatakan masyarakat saat ini jangan ada yang meremehkan pendidikan pesantren, karena menurutnya pondok pesantren telah menyumbang banyak hal di negara ini.

"Pondok pesantren jangan diremehkan karena pondok pesantren sampai saat ini masih mewarnai bangsa indonesia. Sebuah momentum dan kesempatan yang sangat tepat apabila anak-anak kita didalam perkembangannya selalu menempel pendidikan agama di Pondok Pesantren, saya saja kalau dulu masih dinas, suka dengan anggota TNI yang lulusan pesantren agar saat bertugas bersama warga desa ia dapat mengayomi sesuai dengan panduan agama," tegas pria yang juga lahir dan besar di Kediri ini.




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.