Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Mujahid 212 Nyatakan Tak Terkait 6 Perancang Ricuh yang Ditangkap Polisi

nasional

Mujahid 212 Nyatakan Tak Terkait 6 Perancang Ricuh yang Ditangkap Polisi

detik.com
Senin, 30 Sep 2019 09:42
detik.com
Jakarta - Enam orang yang ditangkap di Tangerang diduga akan menyusup membuat kerusuhan saat berlangsungnya aksi Mujahid 212 di Jakarta. Ketua Panitia Aksi Mujahid 212 Edy Mulyadi menegaskan, gerakannya di jalan tak terkait dengan dugaan enam orang itu.

"Kita kan nggak pernah ada rencana seperti itu. Kita panitia nggak ada rencana seperti itu, kita tuh yang dimaksud bisa GNPF, PA 212, nggak ada rencana seperti itu, seperti yang kita tahu lah sebetulnya tema kita kemarin kan cuma tolak liberalisme, tolak komunisme, tegakkan kebenaran, itu aja. Kalau kemudian di orasi-orasi berkembang itu kan dinamisnya lapangan aja gitu, tapi tetap tidak ada rencana apalagi sampai kerusuhan lempar bom dan sebagainya, itu nggak ada kaitannya sama sekali dengan kita," jelas Edy, kepada detikcom, Senin (30/9/2019).

Enam orang yang ditangkap pihak kepolisian itu diduga merancang demo ricuh pada Sabtu (28/9) dengan menggunakan bom molotov. Di hari yang sama, aksi Mujahid 212 juga bergerak melakukan aksi mengkritisi kinerja pemerintah menangani karhutla, demo mahasiswa, hingga kerusuhan Papua.

Edy menegaskan lagi, aksi Mujahid 212 tidak terkait dugaan perancang demo ricuh. "Soal bom tadi, yang ditangkap mau ricuh segala macam itu saya tegaskan tidak ada kaitannya dengan kita sama sekali," ujar Edy.

Setelah soal penangkapan enam orang ini, kemudian muncul video pengakuan salah satu terduga yang menjelaskan terkait rencana ricuh pada Sabtu (28/9). Edy menyebut sudah melihat video itu, tapi tak percaya kebenaran isi video dan tak tahu soal kebenarannya.

"Videonya yang bikin pernyataan si Ali Udin atau siapa gitu kan, dikasih duit sekian buat beli bom... beli bensin... saya nggak tahu itu bener apa nggak, saya nggak tahu, tapi karena kelakuan polisi seperti itu berkali-kali, udah lah. Nggak percaya. Ini berkali-kali, paling gampang contoh anak kecil digebukin," imbuh Edy.

"Yang di video itu anak kecil (video pengeroyokan di Masjid Kampung Bali), yang muncul anak muda, lebih gagah daripada Avengers, digebukin cuma bonyok sedikit doang, mana ada. Emang dia terbuat dari tulang besi. Nggak ada, itu bohong luar biasa, tapi kan rakyat dipaksa harus terima kebohongan itu. Soal video saya nggak tahu, benar apa nggak, tapi saya nggak percaya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi menangkap enam orang yang diduga merancang kerusuhan dalam sebuah aksi demo. Belum diketahui demo mana yang menjadi sasaran pelaku.

Dari informasi yang diterima, keenam pelaku ini yakni AB (44), S (30), YF (50), A (43), OS (42), dan SS (61). Mereka terdiri dari berbagai macam latar belakang. Mulai dari dosen hingga karyawan swasta.

"Iya. Itu yang nangkap krimum Polda (Metro)," ujar Kapolres Tangerang Kombes Abdul Karim ketika dihubungi detikcom.

Pihak kepolisian belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait penangkapan enam orang ini di Tangerang. Belum ada pula penjelasan polisi terkait peran para terduga yang diamankan.
nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2026 16:42

    Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang

    GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:19

    PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:14

    Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

    PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:07

    Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta

    PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:00

    Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.

    BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.