Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Munarman ke FPI: Awas Terjebak Survei LSI soal Habib Rizieq, Adu Domba

Nasional

Munarman ke FPI: Awas Terjebak Survei LSI soal Habib Rizieq, Adu Domba

Jumat, 16 Nov 2018 16:03
Detik.com
JAKARTA - Kuasa hukum sekaligus juru bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman, mengimbau seluruh anggota dan simpatisan FPI tidak menyampaikan pernyataan yang kontroversi mengenai hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA soal peringkat ulama. Munarman menganggap survei LSI Denny JA itu sebagai modus adu domba.

"Kepada jajaran pengurus serta simpatisan FPI serta pencinta HRS (Habib Rizieq Syihab), jangan mau masuk jebakan soal peringkat buatan LSI tersebut. Jangan mau dipancing untuk membuat pernyataan kontroversi tentang survei LSI. Apalagi HRS dibanding-bandingkan dengan ulama lainnya," kata Munarman melalui pesan WhatsApp, Jumat (16/11/2018).

"(Survei LSI Denny JA) ini salah satu modus adu domba dan modus setan dalam melancarkan sifat hasad dan hasudnya," ujarnya.

Munarman menuturkan Habib Rizieq bukan ulama yang mengejar peringkat dalam survei. Habib Rizieq, sambung dia, hanya mengejar peringkat di mata agama.

"FPI dan HRS hanya mencari peringkat di sisi Allah SWT. Percuma saja masuk peringkat survei buatan manusia tapi justru tidak masuk dalam peringkat di sisi Allah SWT. Jadi bagi kita tidak penting soal hasil survei tersebut," ucap Munarman.

Berdasarkan survei LSI Denny JA, pengaruh Habib Rizieq merosot karena masalah hukum. Pengaruh Habib Rizieq, merujuk pada survei itu, kalah dari sejumlah ulama lain, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Arifin Ilham, dan Ustaz Yusuf Mansur.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, menyatakan hasil survei mengenai peringkat pengaruh ulama sesuai dengan data yang didapatkan dari lapangan.

"Jika dianggap ini survei bayaran, itu kan persepsi dari pihak FPI. Dari track record LSI, kita selalu konsisten dengan data yang terpotret," kata Rully.

Rully menyebut kontroversi terkait hasil survei LSI Denny JA tak bisa dihindari. Namun, dia menegaskan, LSI punya reputasi dan rekam jejak LSI sebagai lembaga survei bisa ditelusuri.

"Kontroversi akan selalu hadir. Tapi reputasi sebesar LSI tidak main-main dengan angka survei. Masyarakat juga bisa cek reputasi hasil penelitian kami sejak 2004," tegas Rully.



(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.