Nasional
PKB soal Desain Kabinet Jokowi: Jangan Ada Persepsi Parpol Tak Profesional
Kamis, 15 Agu 2019 09:43
"Saya meyakini apa yang disampaikan pak Jokowi itu ingin menyatakan bahwa 55 persen bukan dari kalangan parpol, tapi 45 persen dari kalangan parpol. Itu jangan nanti ada presepsi bahwa kalau dari parpol kok tidak profesional," ujar Ketua DPP PKB, Abdul Kadir Karding saat dihubungi, Rabu (14/8/2019).
"Pasti semuanya profesional semuanya sesuai dengan apa yang diharapkan Pak Jokowi, seperti apa yang diharapkan orang yang bisa bekerja, mengeksekusi, memiliki manajerial atau kepemimpinan yang baik dan bisa bergerak cepat. Itu kan menjadi harapan dari Pak Jokowi," kata Karding.
Karding menyebut, desain kabinet tersebut sebelumnya juga telah disampaikan Jokowi. Terkait Jaksa Agung yang tidak berasal dari parpol, dimaksudkan agar tidak terjadi potensi conflict of interest.
"Pada prinsipnya apa yang disampaikan Pak Jokowi hari ini, itu sudah pernah disampaikan sebelumnya dan tentu kita semua partai-partai ini prinsipnya apapun keputusan Pak Jokowi itulah yang terbaik dan saya kira kita harus mendukungnya," ujar Karding.
"Kenapa karena beliau menempatkan komposisi 55 persen misalkan dengan 45, lalu Jaksa Agung non parpol atau anak muda dan milenial juga non parpol ya tentu ada hitungannya. Salah satu contoh misalnya mengapa Jaksa Agung ditegaskan non parpol, tentu beliau berharap ke depan proses berjalannya pemerintahan ini terkait dengan hukum tidak ada potensi untuk conflict of interest, betul-betul hukum ini bisa berjalan secara independen," sambungnya.
"Prinsipnya kita dari awal mendukung, setuju apapun keputusan Pak Jokowi. Karena tentu beliau sudah mengitung secara matang, mengkalkulasi dengan banyak pertimbangan tentang keputusan apa yang beliau lakukan, karena ini dengan apa yang kita sebut hak prerogatif presiden. Sebenarnya begini, murni dilakukan presiden masukan-masukan itu boleh berasal dari mana saja, partai non partai, tokoh, ormas boleh tapi keputusan harus presiden yang memutuskan," kata Karding.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan pimpinan redaksi media massa di Istana Rabu (14/8) Jokowi mengungkapkan desain kabinet di periode keduanya. Dari usia, latar belakang, hingga kementerian baru.
Beberapa poin tersebut yaitu, terkait dengan usia menteri yang akan diisi kalangan generasi muda. Menteri muda ini berusia di bawah 30 tahun.
"Menteri ada yang usianya 25, di bawah 30, dan di bawah 35 tahun," ujar Jokowi.
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut
Potong Hewan Kurban, Partai Nasdem Riau Bersyukur Kembali Bisa Berbagi untuk Masyarakat
PEKANBARU - DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Riau sembelih lima ekor sapi dan satu ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban di halaman Kantor Nasdem Jalan Diponegoro Pekanbaru ini nantinya selain
Anggota TNI Aniaya Anak SMP hingga Tewas di Medan: Sertu Riza Tak Dipecat, Divonis 10 Bulan
Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya MHS, seorang remaja berusia 15 tahun di Medan, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian publik.Keluarga korban bersama LBH Medan mempertanyakan jala
Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti
DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom
Meresahkan, Tim Gabungan Beri Peringatan ke Pengelola Warung Remang-remang Kawasan Kulim Pekanbaru
PEKANBARU - Keberadaan warung remang-remang di sekitar Jalan Lintas Timur Km 19, Kawasan Kulim, Kota Pekanbaru mulai meresahkan warga.Apalagi warung tersebut buka hingga dini hari.Musik dari war