Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Panglima TNI : Indonesia Menjadi Medan Perang di Waktu Mendatang

Nasional

Panglima TNI : Indonesia Menjadi Medan Perang di Waktu Mendatang

Laporan: Jonathan Surbakti
Jumat, 27 Mei 2016 16:40
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan ceramah dihadapan 102 peserta Kepala Daerah pada Pembekalan Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan II Hasil Pilkada tahun 2015, di Auditorium Gedung F Lt.4 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kem
(Puspen TNI) Tentara Nasional Indonesia (TNI) sangat menyadari bahwa untuk melaksanakan tugas sesuai UU TNI No. 34 tahun 2004 adalah tugas yang sangat berat bila hanya dipikul oleh TNI semata. TNI  juga tidak didesain untuk itu,  maka inilah sebenarnya kepentingan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memberikan ceramah dihadapan 102 peserta Kepala Daerah pada Pembekalan Pemerintahan Dalam Negeri Angkatan II Hasil Pilkada tahun 2015, di Auditorium Gedung F Lt.4 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri Jl. TMP Kalibata No.8 Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2016).

Banyak negara luar yang memandang Indonesia sebagai sebuah harapan, misalnya wilayah Papua yang kaya "sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi" itu menggambarkan betapa kayanya Indonesia dan sangat menjanjikan hidup. Maka tidak heran saat ini dan kedepan banyak negara berkepentingan untuk menguasainya, sangat beralasan setiap negara berkepentingan dalam pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup warga negaranya.

 Penduduk dunia terus bertambah secara signifikan bahkan saat ini sudah tiga kali lipat populasi idealnya, bahkan empat kali lipat saat menyongsong Indonesia Emas, disatu sisi persediaan energi, pangan dan air semakin berkurang. Inilah yang akan memicu konflik antar negara, rebutan pemenuhan kebutuhan yang sangat mendasar yaitu ; pangan, energi dan air serta Indonesia menjadi medan Perang ekonomi.

"Ancaman itu sudah sangat nyata dan ada tetapi kurang dipahami kita" di semua lini kehidupan bernegara, berbangsa bahkan di keluarga. Tujuannya melemahkan, menguasai sampai kepada penghancuran bangsa Indonesia melalui perang Proxy (Proxy War), wujudnya penyalahgunaan narkoba, demo buruh melakukan intimidasi, tawuran mahasiswa, adu domba TNI-Polri, memecah belah Partai Politik, Regulasi tidak memihak rakyat dan rekayasa sosial melalui media.

Sementara itu, Panglima TNI juga menyatakan bahwa  pertemuan ini sebagai sarana untuk menyamakan visi sehingga pemerintah daerah dengan pemerintah pusat menjadi satu kesatuan dalam membangun bangsa ini. Mengapa demikian, karena pembangunan ini harus diselesaikan secara berkesinambungan atau secara semesta.

"Jadi pemerintah daerah jangan sampai berdiri sendiri-sendiri dan tidak terkonek dengan pemerintah pusat, kemudian mengapa saya hadir dua kali disini, karena memang yang punya kepentingan bukan Mendagri, justru saya yang punya kepentingan dalam menghadapi ancaman kedepan, karena perang itu memasuki berbagai kehidupan, berbangsa dan berumah tangga," ujar Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menegaskan bahwa kita harus bersama dengan semua komponen bangsa dan para Bupati/Walikota ini, adalah pemimpin yang nyata, dipilih oleh rakyatnya. "Saya berpesan kepada Bupati dan Walikota dalam mewujudkan keamanan, persatuan dan kesatuan, agar membantu bersama-sama program pemerintah pusat, sehingga Indonesia menjadi bangsa pemenang dalam segi apapun," pungkasnya. (jon/humas)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Apr 2026 05:53

    PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi

    Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b

  • Selasa, 14 Apr 2026 18:47

    Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik

    JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem

  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • Rabu, 24 Des 2025 18:05

    Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026

    JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr

  • Rabu, 24 Des 2025 11:00

    Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR

    Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.