Nasional
Panglima TNI : FKPPI Adalah Darah Daging TNI dan Polri
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 25 Mei 2016 12:05
JAKARTA - Generasi Muda FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri
Purnawirawan TNI/Polri Indonesia) adalah darah daging TNI dan Polri,
maka jadilah generasi pejuang untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa
pemenang. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
kepada 202 orang peserta Penataran Kader Organisasi Tingkat Purna
(Takorna) Nasional Angkatan XIV tahun 2016 di Komando Pengembangan dan
Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) Bumi Moro, Surabaya, Selasa
(24/5/2016).
Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan, bahwa Panglima TNI
adalah salah satu arsitek yang merintis penggabungan antara Keluarga
Besar FKPPI dengan Generasi Muda FKPPI di Magelang. "FKPPI adalah rumah
kita bersama, jadi harus independen", sama halnya seperti bangsa
Indonesia bisa besar, karena Bhinneka Tunggal Ika. "Hanya anak-anak TNI
dan Polri saja yang berhak menjadi anggota FKPPI, karena mereka adalah
darah daging saya," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menegaskan didepan para generasi
muda FKPPI bahwasanya saat ini dan kedepan ancaman bangsa Indonesia
sudah nyata memasuki sendi-sendi kehidupan berbangsa, bernegara dan
berkeluarga.
"Ancaman tersebut masuk melalui Proxy War, salah satu sasarannya adalah
penghancuran generasi muda bangsa Indonesia (lost generation), wujud
nyatanya seperti maraknya penyalah gunaan narkoba, tawuran antar
mahasiswa dan pornografi," tegas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Menurut Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, bangsa Indonesia bisa
keluar dari permasalahan tersebut, solusinya adalah Indonesia harus
menjadi bangsa pemenang. Caranya, kita harus menjadi negara agraris,
negara maritim sekaligus menjadi negara industri.
Sejalan dengan program Presiden Jokowi, bahwa kita harus Swasembada
Pangan dan Poros Maritim Dunia. "Tidak boleh bahan baku langsung keluar,
namun harus diolah menghasilkan barang jadi atau setengah jadi, bila
ini dilakukan saya yakin bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang,"
ujarnya.
Panglima TNI juga menuturkan bahwa, perang kedepan latar belakangnya
ekonomi yaitu rebutan pangan, air dan energi. Untuk memenangkan dalam
peperangan ekonomi, hal yang harus diperhatikan adalah keberanian dengan
dilandasi kebanggaan, identitas dan kepentingan nasional, idiologi
Pancasila harus bekerja dalam setiap sisi kehidupan terutama ekonomi,
politik dan hukum. Kalau ini bisa kita lakukan maka kedaulatan ekonomi
yakin terwujud, disinilah FKPPI dituntut berperan.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI
Sumardi, Pangarmatim Laksda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., para Asisten
Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman dan Kabais TNI
Mayjen TNI Yayat Sudrajat. (ded/rls)
PWI Pusat Gelar Takziah dan Doa Bersama, Sekjen Zulmansyah Sekedang Dikenang Sosok Total dan Berdedikasi
Jakarta-Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengenang Sekjen PWI Pusat, almarhum Zulmansyah Sekedang sebagai sosok yang tidak hanya berdedikasi tinggi, tetapi juga mendapatkan penghormatan luas dari b
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdalene.id, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
JAKARTA-Dewan Pers menggelar diskusi bertajuk “Membaca Kasus Magdalene.id dari Kacamata Pers” di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mem
Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas
Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta
Kemenhan Fasilitasi Retret Bela Negara 200 Wartawan Sambut HPN 2026
JAKARTA-Kementerian Pertahanan RI bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyiapkan retret khusus wartawan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada akhir Januari atau awal Febr
Dukung Kelancaran Operasi Hulu Migas, 13 Sertipikat Hak Pakai Lahan WK Rokan Diserahkan kepada PHR
Jakarta-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 " Sumatra kembali menerima Sertipikat Hak Pakai (SHP) atas Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah hulu migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Provinsi Ri