Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Panitia Kemah Pemuda Minta Maaf, Dahnil: Saya Belajar Memaafkan

Nasional

Panitia Kemah Pemuda Minta Maaf, Dahnil: Saya Belajar Memaafkan

Jumat, 30 Nov 2018 10:40
Detik.com
Jakarta - Panitia apel dan kemah pemuda Islam 2017 dari PP Pemuda Muhammadiyah meminta maaf karena melakukan scan tanda tangan Dahnil Anzar Simanjuntak tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. Ditanya apakah sudah memaafkan, Dahnil menyebut berusaha belajar memaafkan.

"Saya merasa sangat dirugikan dan terkejut ada scan tandatangan saya tersebut, terhadap kegiatan yang saya tak terlibat sama sekali, yang berujung fitnah oleh berbagai pihak terhadap saya dan keluarga," kata Dahnil saat dihubungi detikcom, Kamis (29/11/2018).

"Saya berat sekali secara moral, namun telah terjadi. Saya berusaha belajar memaafkan," imbuhnya.

Dahnil yang merupakan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018 mengaku terkejut dengan tanda tangannya yang di-scan dan tahu menahu soal teknis kegiatan kemah pemuda Islam 2017.

"Sejak awal kegiatan tersebut sudah didelegasikan penuh kepada tim panitia karena yang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut adalah mereka yang berusia 15 sd 30 tahun sesuai UU Kepemudaan sehingga saya tidak pernah terlibat dalam pengelolaan kegiatan tersebut," tutur Dahnil.

Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Rahardjo, menegaskan bahwa Ketum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, Dahnil Anzar Simanjuntak, tak terlibat dalam penyusunan LPJ dana apel dan kemah yang diduga bermasalah.

"Kami menegaskan tidak adanya keterlibatan saudara Dahnil Anzar Simanjuntak, Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018, dalam proses pelaporan dan tidak tahu menahu soal dokumen LPJ," jelas Trisno selaku kuasa hukum PP Pemuda Muhammadiyah, Kamis (29/11).

"Tanda tangan dalam dokumen LPJ tersebut adalah hasil scan yang tidak diketahui oleh saudara Dahnil. Karena panitia berasumsi kegiatan tersebut telah terlaksana dengan baik, dan kami menganggap pelaporan tersebut (LPJ) hanya pelengkap administrasi," tuturnya.



(detik.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.