Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pasca Gempa, Penerbangan di Ambon Tetap Normal

nasional

Pasca Gempa, Penerbangan di Ambon Tetap Normal

liputan6.com
Kamis, 26 Sep 2019 13:44
liputan6.com

Jakarta - Bencana gempa bumi kembali melanda Tanah Air pada hari ini. Kali ini dengan kekuatan 6,8 SR di sebelah Timur Laut Kota Ambon, Maluku, serta gempa dengan magnitude 5,0 yang terjadi di sekitar Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan, aktivitas penerbangan di Ambon pasca terjadinya gempa tetap aman dan tidak berdampak signifikan.

Ph Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Dadun Kohar, mengimbau kepada seluruh penyelenggara bandara, maskapai dan stakeholder penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan dan siap siaga terhadap gempa susulan maupun bencana yang tidak bisa diprediksi.

"Terkait dengan gempa di Ambon, perlu kami sampaikan kondisi personil di bandara dalam keadaan aman, fasilitas dan peralatan tidak mengalami gangguan. Fasilitas navigasi di bandara terdekat seperti di Bandara Bandanaira dan Amahai dan sekitarnya dalam keadaan baik," tutur Dadun, Kamis (29/9/2019).

Berdasarkan laporan di sejumlah bandara udara wilayah kerja Kantor Otoritasi Bandar Udara Wilayah VIII – Manado, seperti di Bandar Udara Internasional Pattimura Ambon maupun bandara sekitarnya, di sisi luar maupun darat bandara tidak mengalami kerusakan dan operasional berjalan dengan normal usai terjadi gempa.

Bandara Ambon Tetap Operasi

Sementara itu, Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan melontarkan, Bandara Pattimura Ambon yang dikelola pihaknya pada hari ini tetap dapat beroperasi normal.


Dia menambahkan, penerbangan dari dan menuju Bandara Pattimura saat ini juga masih berlangsung normal atau sesuai jadwal.

"Tidak ada kerusakan pada fasilitas bandara, baik pada area landside maupun airside. Hingga pukul 10.48 WIT, diidentifikasi hanya terdapat sedikit keretakan di bagian depan gedung pemadam kebakaran dan di ruangan watchroom," ujar Handy.

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2026 16:42

    Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang

    GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:19

    PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:14

    Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

    PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:07

    Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta

    PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:00

    Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.

    BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.