Nasional
Pelapor: Ceramah Habib Bahar Bukan Majas Tapi Adu Domba SARA
Senin, 10 Des 2018 14:17
"Jadi gini. Kalau itu dianggap majas. Majas itu kan kiasan, kalau kiasan itu semua orang tahu misalnya. Matahari, misalnya apa berlarian.. atau ombak mengejar ke tepi pantai. Ya itu. Kalau misalnya presiden banci, presiden haid, buka celana. Itu mah bukan majas," kata Muannas yang juga melaporkan Habib Bahar ke Polda Metro Jaya, kepada wartawan, Senin (10/12/2018).
Pernyataan Aziz itu disampaikan saat pemeriksaan Habib Bahar di Bareskrim Polri pada Kamis (6/12) lalu. Aziz mengatakan kliennya bahkan membawa buku-buku berisi majas-majas saat diperiksa penyidik Bareskrim.
Namun pendapat itu disanggah oleh Muannas. Muannas mengatakan ceramah Bahar memuat konten penghinaan terhadap kepala negara. Tak hanya itu, ceramah Habib Bahar juga disebut mengadu domba antar etnis.
"Yang jadi persoalan begini bahwa yang dilakukan Bahar itu, kontennya bukan hanya penghinaan terhadap kepala negara tapi ada konten lain adu domba SARA, adu domba etnis tertentu, yang menurut UU penghapusan diskriminasi ras dan etnis, itu nggak boleh," ujar dia.
Muannas lantas membeberkan sejumlah isi ceramah Habib Bahar. Menurut dia, ceramah tersebut berpotensi memecah belah masyarakat.
"Ketika dia menyebut yang makmur bukan rakyat. Yang makmur China, asing, aseng, barat, kafir. Pribumi menjadi budak, pribumi sendiri kelaparan. Itu dikotomi, pengelompokan etnis tertentu berdasarkan kelompok-kelompoknya dan itu memecah belah. Karena menurut UU Penghapusan diskriminasi ras dan etnis, tidak dikenal lagi," paparnya.
Habib Bahar Siap Bertanggung Jawab
Polisi telah menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka dalam kasus ini. Di sisi lain, Habib Bahar menyatakan siap bertanggungjawab dengan menjalani proses hukum.
"Apapun saya tetap tanggung jawab, saya nggak ada masalah mau dijadikan tersangka. Ya mau gimana lagi," ujar Bahar bin Smith saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/12) lalu.
Tanggungjawab itu ditegaskan Habib Bahar ditunjukkan dengan tindakan kooperatif dalam pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Kamis, 6 Desember.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta