Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Pemerintah Sebaiknya Fokus Ekonomi Rakyat, Bukan Beli Helikopter

Pemerintah Sebaiknya Fokus Ekonomi Rakyat, Bukan Beli Helikopter

Selasa, 01 Des 2015 08:10
Okezone
Hary Tanoesoedibjo
JAKARTA - Wacana pembelian helikopter AgustaWestland AW-101 pabrikan Italia dalam rangka memberi pelayanan terhadap kepala negara serta tamu negara hingga kini terus menuai kontra dari berbagai kalangan.

Apalagi, rencana itu kembali dikecam setelah TNI AU tidak memilih produk PT Dirgantara Indonesia lantaran dianggap tidak mampu memproduksi alutsista udara.

Bahkan belakangan, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna melontarkan statement kontroversial yang menyebut PT DI untuk membuat sebuah sayap saja dianggap tidak mampu. Pernyataan inilah yang kemudian dikecam banyak pihak.

Menanggapi wacana pembelian helikopter impor tersebut, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) berpendapat, pembelian helikopter yang tentu menghabiskan anggaran negara itu belum perlu dilakukan.

Terlebih, jika bangsa sendiri masih mampu memproduksi helikopter sejenis yang tidak kalah kualitasnya.

"Sebaiknya fokus saat ini pembangunan ekonomi rakyat, bukan beli helikopter kepresidenan," ujar HT, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Pembelian helikopter VVIP untuk Skuadron 45 TNI AU menuai polemik. Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menegaskan pihaknya memiliki alasan untuk tidak memesan helikopter produksi PT Dirgantara Indonesia.

"Tolong dicatat, jangan dipotong-potong. Jadi, sebetulnya TNI AU sebelum melakukan renstra pasti mengevaluasi renstra periode yang lalu," ujar Agus di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin, 30 November kemarin.

Dari renstra sebelumnya tersebut, Agus memastikan pihaknya telah membeli helikopter 12 Superpuma dari PT DI dan bekerja sama dengan Airbus. Tak hanya itu, prajurit matra udara juga pernah membeli enam helikopter Cougar buatan Airbus melalui PT DI.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.