Nasional
Pendemo Prabowo di Surabaya Kecam Rencana Aksi Reuni 212
Jumat, 30 Nov 2018 14:00
Bahkan Koordinator Aksi Ahmad Jazuli mengatakan para pendukung Prabowo yang kebanyakan alumni 212 justru meributkan persiapan reuni yang sedianya akan digelar di Monas pada tanggal 2 Desember mendatang.
Menurut Jazuli, mereka juga tak peduli saat Prabowo mengatakan hal-hal yang mengarah pada dukungannya terhadap pemindahan Dubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.
"Kami juga merasa menyesal kepada kelompok-kelompok yang sering bernarasi menjual agama, kemudian politisasi agama untuk mendukung paslon Prabowo-Sandi. Ini yang sangat kami sayangkan dan kami ucapkan ketika ada persoalan di Palestina saat ini mereka tidak hadir. Mereka lebih mementingkan reuni politik reuni 212 yang ada di Jakarta," kata Jazuli di sela demonstrasi di depan Konjen Australia, Jalan Ir Soekarno, Surabaya, Jumat (30/11/2018).
Selain itu, Jazuli mengatakan aksi ini juga merupakan bentuk kekecewaannya kepada kelompok 212. Ia pun meminta agar para pendukung Prabowo tersebut memikirkan ulang bentuk dukungannya karena Prabowo dinilai secara tak langsung menistakan dan mendukung penjajahan di Palestina.
"Ini kekecewaan kami kepada teman-teman yang selalu mempolitisasi agama untuk kepentingan politik. Kemudian kami meminta kepada para ulama hingga umat Islam yang mendukung Prabowo-Sandi untuk tidak lagi mendukung Prabowo-Sandi karena Prabowo telah menistakan dan mendukung penjajahan Israel di Palestina," lanjutnya.
Untuk itu, Jazuli menegaskan pihaknya akan bekerja sekuat tenaga untuk mengecam Prabowo dan mengajak masyarakat umat Islam di Jatim tak memilih Prabowo.
"Yang terakhir kami pastikan bahwa kami akan bekerja sekuat tenaga, bersama umat Islam di Jawa Timur beserta seluruh elemen masyarakat Jawa Timur untuk mengecam, untuk tidak memilih, untuk mengajak umat Islam tidak memilih Prabowo Sandi. Karena Prabowo sandi notabenenya kelompok calon presiden yang didukung oleh kelompok fundamentalis, kelompok radikalis yang tentunya ini sangat membahayakan bagi negara," pungkasnya.
(detik.com) nasional
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta