Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Nasional
  • Perlu Lobi Pemerintah Agar Wilfrida Cepat Dipulangkan

Perlu Lobi Pemerintah Agar Wilfrida Cepat Dipulangkan

Selasa, 25 Agu 2015 14:40
Facebook
Wilfrida Soik dan Prabowo Subianto

JAKARTA-Migrant Care menyampaikan apresiasi penuh kepada semua pihak yang telah berupaya keras memerjuangkan nasib TKW asal Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Wilfrida Soik yang akhirnya lolos dari hukuman mati di negeri jiran, Malaysia.

"Itu upayanya sejak 2010 kasusnya sudah lama. Advokasi bersama pemerintah, DPR, DPD, Pemda NTT. Migrant Care yang di Malaysia, cari celah. Intinya Wilfrida anak di bawah umur tidak boleh dipidana berat, apalagi hukuman mati," ungkap Direktur Migrant Care, Anis Hidayah kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Anis mengklaim, pihaknya juga ikut membantu mencari bukti berupa dokumen Wilfrida Soik yang sengaja dipalsukan, maupun pencurian umur yang tertera di paspornya.

"Bukti-bukti dari gereja kita dapat, itu yang dibuat alat bukti oleh KBRI selama persidangan. Jadi, itu kolaborasi banyak pihak, bagaimana akses untuk buruh migran bisa dibebaskan. Kita bikin petisi di Change.or tembusan ke Kepala Mahmakah persidangannya, PM (Perdana Menteri), sultannya sana juga," beber Anis.

Anis kembali mengapresiasi pemerintah yang sudah sejak lama memantau proses hukum Wilfrida. Di mana kata dia, sejak putusan pengadilan mahmakah peradilan, lalu serangkaian proses hingga JPU mencabut tuntutan banding perlu dikawal pemerintah.

Prabowo Dampingi Wilfrida

"Hingga balik ke putusan semula (bebas), ini belum selesai, karena butuh izin kesultanan. Nah, di situ perlu lobi pemerintah agar bisa cepat dipulangkan. Karena kalau tidak dilobi, bisa lama pulangnya, tergantung kesultanan, bisa enam bulan sampai setahun baru dipulangkan walaupun sudah bebas, seperti kasusnya Adi bin Asnawi," tutup Anis.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor