Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Polisi Kawal Ketat Rekapitulasi Hingga Tingkat PPK

Nasional

Polisi Kawal Ketat Rekapitulasi Hingga Tingkat PPK

Sabtu, 20 Apr 2019 14:33
Detik.com
Personel bersenjata lengkap mengawal rekapitulasi suara
JOMBANG - Proses penghitungan suara tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Jombang dijaga ketat polisi bersenjata api. Korps berseragam cokelat ini akan menindak tegas setiap perusuh yang ingin merusak atau mencuri logistik hasil Pilpres dan Pileg 2019.

Kapolres Jombang AKBP Fadli Widianto mengatakan, pada tahap penghitungan suara ini pihaknya menerjunkan 235 personel. Sebagian personel telah dia tugaskan untuk menjaga proses penghitungan suara di 21 kantor kecamatan yang ada di Kota Santri.

Menurut Fadli, penghitungan suara di tingkat PPK itu dijaga dengan ketat. Setiap kantor kecamatan saat ini dijaga 6 polisi, 2 TNI, serta 5 anggota Linmas. Petugas melakukan penjagaan menggunakan senjata api laras panjang maupun laras pendek.

"Untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada Polri dalam pengamanan surat suara dan dokumen penting hasil Pilpres dan Pileg. Kami tidak segan-segan melakukan tindakan tegas, keras dan terukur bagi meraka yang coba-coba untuk berbuat kriminal dengan merusak atau mencuri logistik hasil Pemilu 2019," kata Fadli kepada detikcom, Sabtu (20/4/2019).

Dia telah memberikan instruksi kepada seluruh anggotanya yang kini bertugas menjaga penghitungan suara di PPK untuk menindak tegas setiap perusuh. Menurut Fadli, langkah ini ditempuh untuk memastikan surat suara maupun dokumen penting lainnya hasil Pemilu 2019 tetap terjaga kemurniannya.

"Saya sudah perintahkan seluruh Kapolsek dan anggota di lapangan yang telah dilengkapi baik senjata laras pendek maupun laras panjang untuk menindak tegas jika masih saja ada yang ingin mengacaukan jalannya demokrasi di Indonesia," tegasnya.

Fadli menjelaskan, KPU sebagai penyelenggara Pemilu telah bekerja secara transparan. Setiap orang kini bisa mengawasi penghitungan suara, baik secara langsung di TPS, PPK dan KPU, maupun secara online melalui situs resmi KPU.

Oleh sebab itu, dia menilai jika ada kelompok yang ingin mencuri dan berusaha mengubah hasil Pemilu sebagai pihak yang tidak paham sistem demokrasi di Indonesia saat ini. Dia juga menilai orang-orang yang ingin merusak dan membakar sebagai pihak yang ingin membuat kacau keamanan dan membuat rusuh Indonesia.

"Pihak-pihak ini yang kami tidak akan segan-segan untuk kami lakukan tindakan tegas keras dan terukur di tempat," terangnya.

Fadli mengimbau semua pihak menghormati hasil proses demokrasi yang merupakan suara rakyat Indonesia. "Kami Polri yang dibantu oleh TNI, Linmas serta KPU dan Bawaslu akan mengamankan suara rakyat tersebut dengan semua kekuatan dan perlengkapan yang kami miliki," ungkapnya.

Komisioner Divisi Teknis KPU Jombang Ja'far menambahkan, saat ini penghitungan suara berlangsung di tingkat PPK atau tingkat kecamatan. Surat suara dari 4.295 TPS telah dikirim ke setiap kantor kecamatan.

"Hari ini penghitungan suara masih di tingkat kecamatan sampai tanggal 4 Mei. Masih banyak waktu," tandasnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.