Nasional
Polri Didesak Ungkap Motif Pembunuhan Dufi
Laporan : Joko prasetyo
Rabu, 21 Nov 2018 11:53
"Termasuk
empati yang seharusnya diperlihatkan oleh para pengelola media tempat
almarhum pernah bekerja," kata Arif, Rabu (21/11/2018).
Arief
mengenal Dufi sebagai sosok yang memiliki etos kerja, insiatif dan ulet
sebagai seorang wartawan. "Pihak berwajib harus mengutus tuntas kasus
ini, apapun motif di balik kasus ini," tegasnya.
Dufi
mengawali karir jurnalistiknya ini di Harian Rakyat Merdeka ini telah
dikebumikan di TPU Budi Darma, Semper Timur, Jakarta Utara pada Senin
(19/11/2018) pagi. Pria yang akrab disapa Dufi ini dikuburkan satu liang
kubur dengan mendiang ayahnya, H. Muhammad Zain Rasihun.
Almarhum
Dufi meninggalkan seorang istri Bayu Yuniarti dan enam orang anak, tiga
lelaki dan tiga perempuan. Dufi dimakamkan bertepatan dengan hari ulang
tahun anak kelimanya yang bernama Ibrahim Jamal Almasyuri (8). Anak
sulung berusia 17 tahun dan bungsu 6 tahun.
Alumni
Universitas Muhammadiyah itu memulai karir menjadi wartawan Rakyat
Merdeka, Indopos, Berita Satu, Inews TV. Selain membuka usaha
advertising bernama PT Cahaya Gemilang, Dufi di akhir hayatnya juga
menjadi staf khusus Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin dan
bekerja sebagai tenaga lepas di TV Muhammadiyah.
Dufi
(43) ditemukan tewas bersimbah darah dalam sebuah tong plastik dengan
tangan dan kaki yang diikat di kawasan industri Kembang Kuning,
kecamatan Klapanunggal, kabupaten Bogor, Minggu (18/11/2018) pagi.
Terpisah,
Polda Jawa Barat (Jabar) menyatakan serius dalam menangani kasus
kematian Dufi. "Di mana pun kita cari, pasti kita cari. Tugas pokok kita
mencari," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko
kepada wartawan, Senin (19/11/2018). Meski demikian, sejauh ini polisi
belum menjelaskan tentang ciri-ciri pelaku ke publik.
Sementara itu, Polda Metro Jaya juga membantu penyelidikan kasus kematian tragis Dufi ini dengan menerjunkan satu tim. "Polda Metro Jaya bantu satu tim guna ungkap kasus di Bogor," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (20/11/2018).(jok)
nasional
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta