Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Sebut Pertahanan RI Lemah, Menhan Contohkan Israel Vs Negara Arab

Nasional

Prabowo Sebut Pertahanan RI Lemah, Menhan Contohkan Israel Vs Negara Arab

Kamis, 04 Apr 2019 14:42
Detik.com
Menhan Ryamizard Ryacudu
JAKARTA - Menhan Ryamizard Ryacudu mengkritisi pernyataan capres Prabowo Subianto yang menilai pertahanan negara Indonesia masih lemah. Menurutnya pernyataan Prabowo itu tidak tepat.

"Mungkin bukan rapuh begitu maksudnya, mungkin ada di satu tempat lah," kata Ryamizard di kantor Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

"Tapi kalau pertahanan kita, kalau saya Menteri Pertahanan ya nggak rapuh lah. Masa nomor 10 rapuh? Nomor 10 dari 193 negara tuh. Dari sana saja kita lihat," sambungnya.

Ryamizard menyebut pertahanan Indonesia merupakan nomor 10 terkuat di dunia. Dia mengamini alutsista Indonesia tidak sekuat sejumlah negara lain, namun yang utama menurutnya adalah kekuatan rakyat.

"Kalau kata Pak Prabowo itu alutsista, memang alutsista kita nggak sekuat yang lain, tapi kalau pertahanan bukan alutsista, orangnya," kata Ryamizard.

"Coba lihat Israel tujuh juta setengah (jumlah penduduk-red), nggak ada bisa Arab Arab menghancurkan dia. Kenapa? Begitu terancam, jadi satu tuh tujuh setengah juta. Apalagi di sini (Indonesia) 250 juta (penduduk) bersatu nggak bisa mengalahkan kita. Itu," sambung Ryamizard menegaskan.

Sebelumnya, Prabowo menyoroti pentingnya peningkatan anggaran pertahanan. Dia melihat dalam hal inilah anggaran pertahanan Indonesia lemah.

"Saya ingat adagium mengatakan bahwa strong will do what they can and the weak suffer what they must, yang kuat akan berbuat sekehendaknya yang lemah harus menderita. Karena itu saya menilai pertahanan Indonesia terlalu lemah, jauh dari yang diharapkan. Kenapa? Karena kita tidak punya uang, karena itu kita harus menjaga keuangan kita ke mana," kata Prabowo seusai debat capres di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3).

Prabowo dalam debat capres mengatakan anggaran pertahanan Indonesia berada di angka 0,8 persen dari GDP (Gross Domestic Bruto). Dia pun membandingkannya dengan anggaran pertahanan Singapura yang disebutnya 3% dari GDP.




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.