Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Prabowo Tertinggal di Survei, BPN Tetap Yakin Elektabilitas Jokowi Mentok

Nasional

Prabowo Tertinggal di Survei, BPN Tetap Yakin Elektabilitas Jokowi Mentok

Selasa, 02 Apr 2019 16:57
Detik.com
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga menganggap hasil survei terbaru Indo Barometer tidak jauh berbeda dengan survei Litbang Kompas di mana elektabilitas petahana berada pada kisaran 50 persen. BPN menyebut angka itu rawan bagi petahana.

"Elektabilitas sebesar itu bagi petahana tentu sangat rawan. Hasil itu memperlihatkan elektabilitas Pak Jokowi sudah mentok. Hal mirip dengan survei internal kami dan juga survei Litbang Kompas di mana elektabilitas Pak Jokowi di bawah 50 persen," kata juru debat BPN Suhud Alynuddin kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).

Suhud menilai tak ada faktor yang bisa menyebabkan kenaikan elektabilitas Jokowi. Ia tetap yakin Prabowo-Sandi akan memenangi Pilpres 2019.

"Melihat jumlah massa yang hadir dalam jumlah besar dalam setiap kampanye terbuka pasangan Prabowo-Sandi, kami yakin akan bisa memenangkan Pilpres 2019," jelas Suhud.

Sebelumnya, Indo Barometer merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas pasangan calon. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan elektabilitas 50,8 persen, sementara Prabowo-Sandi 32 persen.

Hasil itu didapat Indo Barometer dari survei yang dilaksanakan pada 15-21 Maret 2019. Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan 1.200 responden dari 34 provinsi. Pengumpulan data dengan cara wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.

Sementara itu, survei LSI Denny JA menunjukkan hasil yang tak jauh berbeda. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 56,8-63,2 persen, sementara elektabilitas Prabowo-Sandi sebesar 36,9-43,2 persen.

Survei LSI Denny JA ini berlangsung pada 18-26 Maret 2019 dan diikuti 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8%.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.