Puan Maharani Dikecam, Tak Pantas Jadi Menteri
Sabtu, 30 Jan 2016 16:49
Pernyataan Puan itu disampaikan saat menjawab permintaan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang meminta agar jatah beras untuk warga miskin (raskin) untuk rakyat ditambah karena harga beras semakin mahal.
Bukannya mencarikan solusi atas terus meroketnya harga kebutuhan pokok masyarakat, Menteri Puan justru menyarankan agar warga tak mampu mengurangi makan beras.
Akun dengan nama Sebut Saja Mawar yang menautkan berita tentang peristiwa itu menyertainya dengan keterangan, "Pye perasaanmu?". tautan berita tersebut langsung mendapat berbagai tanggapan dari netizen Grup Facebook Ponorogo Kota Reog.
Sebagian besar netizen menganggap Menteri Puan tidak memiliki kepekaan sosial di saat kondisi ekonomi nasional sedang memburuk. Netizen Ponorogo juga menganggap Puan Maharani tidak pantas menjadi seorang menteri.
Bagi netizen, Menteri Puan seharusnya bisa memberikan uang gajinya kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemilik akun Facebook Fitria menyarankan Menteri Puan untuk menyumbangkan uang gajinya kepada rakyat miskin.
"Kyo ngono kok djadikan menteri saran kok msh bagus saran org miskin……. menterine wi sg gak usah mkn uangnya hrus dsumbangkan ke fakir miskin ben cepat sadar," tulisnya di kolom komentar.
Member grup Facebook Ponorogo Kota Reog lain, Junimar AE, mengatakan tidak sepantasnya seorang menteri menyampaikan pernyataan seperti itu. Dia juga membandingkan pendapatan antara rakyat dengan pejabat.
"Terlalu gampang disuguhi pejabat ngesore, sing apik2 sebetule rakyat njerit, upah rakyat biasa seket ewu sehari dewan sehari telung juta,, gimana kon wong misken ra numpuk,, kon blajar ngitung biaya mangan wong per hari sing standar berapa? Kok enek mentri koyo ngonu, tesnya gawe soal opooo?" kata dia di kolom komentar.
Pantauan Madiunpos.com di Grup Facebook Ponorogo Kota Reog, Jumat (29/1/2016) siang, berita tersebut telah disukai 35 akun, mendapatkan 17 komentar, dan baru satu kali dibagikan.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta