Publik Tak Nyaman Buwas Dimutasi
Sabtu, 05 Sep 2015 09:53
Fahri pun menilai, jenderal bintang tiga itu tidak cacat dalam menjabat sebagai Bareskrim dan cenderung bekerja secara maksimal serta penuh tanggungjawab dengan menyelesaikan berbagai persoalan hukum di Indonesia.
"Kode etik (Buwas-red) juga tidak melanggar lah, jadi tolong jangan seperti itu, ini jadi enggak nyaman untuk rakyat," ujar Fahri kepada Okezone, Sabtu (5/9/2015).
Padahal, sambung dia, pemerintah seharusnya memperhatikan prestasi yang sangat baik dan mendukung kebijakan Kabareskrim.
"Politik itu enggak bisa dijadikan dasar pemberhentian, justru nanti memunculkan ketidakpastian ya," sambungnya.
Menurut Fahri, hanya pertimbangan hukum yang bisa menjerat ataupun menyebabkan jabatan seseorang dipindahkan. Keputusan politik yang tak searah dengan sebuah kebijakan rasional, dan penting dinilainya tak elok digunakan untuk memecat atau merotasi seseorang.
Wawako Pekanbaru: Belum Ada Obat Penyembuh HIV, Deteksi Dini Jadi Kunci
PEKANBARU â€" Pemerintah Kota Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan HIV apabila merasa berisiko terpapar. Hingga kini belum ada obat yang dapat menyembuhkan infeksi HIV, seh
Korpus BEM se-Riau Apresiasi Berbagai Program Strategis Polda Riau
PEKANBARU - Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 menjadi momentum bagi berbagai elemen masyarakat untuk memberikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia. Salah satunya
Harapan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di HUT ke-80 Polri: Terus Reformasi Diri dan Jangan Cepat Puas
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai Polri merupakan salah satu institusi negara yang paling sering menjadi sorotan dan menerima kritik dari masyarakat. Namun di tengah berbagai evaluasi tersebut,
Surplus Dagang Ri 72 Bulan Akhirnya Terhenti, Kini Defisit USD 1,61 Miliar
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit sebesar USD 1,61 miliar pada Mei 2026. Catatan ini membuat tren surplus neraca perdagangan selama 72 bulan bertur
Era Baru Dimulai, Susy Susanti Resmi Gantikan Rudy Hartono Pimpin PB Jaya Raya
Setelah setengah abad dipimpin Rudy Hartono, PB Jaya Raya akhirnya memasuki babak baru. Tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Susy Susanti.Momentum bersejarah itu diumumkan bertepat