Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Sandi Tolak Isu Boikot Nasi Padang: Hasil Pilpres Jangan Buat Orang Julid

Nasional

Sandi Tolak Isu Boikot Nasi Padang: Hasil Pilpres Jangan Buat Orang Julid

Rabu, 24 Apr 2019 14:05
Detik.com
JAKARTA - Media sosial tengah ramai pembicaraan soal boikot nasi Padang yang dikaitkan dengan kekalahan Jokowi-Ma'ruf Amin versi quick count di Sumatera Barat. Sandiaga Uno meminta masyarakat untuk tidak terlalu julid saat menyikapi hasil Pemilu 2019.

"Soal (isu blokir) masakan padang kita harus jauh lebih dewasa, kita punya kuliner yang terbaik, rendang itu juara dunia, salah satu makanan yang tren, jangan karena ada pilpres ini, kita, kekuatan bangsa kita ini, membuat kita terpecah belah, ini menurut saya kita harus dewasa," ujar Sandiaga di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Pasangan capres Prabowo Subianto ini meminta netizen untuk dewasa menyikapi hasil Pilpres. Sandiaga berharap agar masyarakat tidak terlalu bawa perasaan (baper) hingga menjadi nyinyir.

"Masakan padang, CNN sudah menobatkan selain nasi goreng, rendang juga yang terbaik, kita pastikan jangan juniper, hasil dari pilpres ini jangan buat orang julid, nyinyir, dan baper, ini pilihan rakyat, dan tidak, kita lepaskan semua dari kegiatan kekuatan bangsa salah satunya kuliner," ucapnya.

"Kuliner kita bisa peluang, ekonomi kita terus bergerak kalau kuliner kita terus bergerak. Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatera Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1 nya," sambungnya.

Perbincangan mengenai 'boikot nasi Padang' ini dipicu oleh beredarnya screenshot status Facebook seseorang yang menyatakan malas makan di rumah makan Padang. Kemudian ada orang lain yang memberikan komentar di posting-an itu yang intinya mengaitkan dengan tidak adanya balas jasa kepada 'Pakde'. Screenshot itu kemudian viral dengan bumbu-bumbu kekalahan Jokowi di Sumbar.

Berdasarkan hasil hitung cepat Indo Barometer, Jokowi-Ma'ruf kalah telak oleh Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi-Ma'ruf hanya mendapat 9,55 persen di Sumbar, sementara Prabowo-Sandiaga 90,45 persen.

Sandiaga meminta hasil Pilpres di Sumbar tidak membuat netizen menyerukan pemboikotan terhadap kuliner nusantara. Ide itu dinilainya sangat kekanak-kanakan.

"Hasil seperti apanya jangan diartikan masakan padang itu terus harus diboikot atau apapun yang tidak memilih Prabowo-Sandi nggak boleh masak, makan masakan padang, menurut saya itu sangat tidak dewasa, sangat kekanak-kanakan," tutur Sandiaga.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf sudah membantah pihaknya menjadi inisiator soal blokir nasi Padang. TKN Jokowi menolak isu di media sosial itu.

"Tidak benar kami yang menyerukan agar melakukan pemboikotan nasi padang. Tidak mungkin kami memboikot salah satu kuliner kebanggaan bangsa Indonesia. Kita tidak boleh melakukan pemboikotan terhadap nasi Padang. Ini salah satu kebanggaan kuliner kita. Jika pemboikotan itu terjadi, tentu kami sangat sesalkan," tegas juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (23/4).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.