Nasional
Sekjen MPR Ungkap Pentingnya GBHN untuk Pemerataan Pembangunan
Kamis, 06 Des 2018 10:48
"Di situlah (saat ada haluan negara), Indonesia sebagai sebuah bangsa yang besar mempunyai target-target pencapaian pembangunan yang bisa diakselerasi karena semua penyelenggara negara mempunyai fokus yang sama," kata Ma'ruf dalam keterangan tertulis, Kamis (6/12/2018).
Dalam sebuah acara talkshow salah satu stasiun televisi swasta, Ma'ruf menjelaskan MPR sudah mengkaji pemikiran untuk menghadirkan kembali haluan negara (Garis-Garis Besar Haluan Negara). Salah satu alasannya karena dengan tidak adanya haluan negara, menyebabkan pembangunan berlangsung secara parsial dan tidak berkesinambungan.
Pentingnya haluan negara, menurut Ma'ruf, menjadi tuntunan dan kiblat perencanaan pembangunan yang memiliki target pencapaian pembangunan.
"Kalau sudah ada guideline di tingkat nasional, dan guideline ini merupakan hasil kesepakatan seluruh rakyat, maka haluan negara itu menjadi panduan bagi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di daerah," jelas Ma'ruf.
Ia menambahkan, dengan rujukan tersebut maka pembangunan yang dilaksanakan sudah memiliki kerangka yang jelas untuk kepentingan nasional secara keseluruhan, bukan kepentingan daerah, sektoral atau lainnya.
"Karena itu kita memang harus segera menata sistem perencanaan pembangunan nasional itu," ungkapnya.
Oleh karena itu, Pimpinan MPR periode 2009-2014 mengeluarkan rekomendasi untuk melakukan reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN. Sehingga, MPR periode 2014-2019 menjalankan rekomendasi tersebut.
"Reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN memerlukan kajian-kajian melibatkan berbagai pihak, seperti aspirasi masyarakat, lembaga penyelenggara, dan dunia kampus (perguruan tinggi)," terangnya.
Penyusunan haluan negara, lanjut Ma'ruf, masih berproses di MPR. Proses itu pun tidaklah mudah, jika dimasukan dalam UUD karena perlu adanya perubahan (amandemen) UUD yang membutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu.
"Tapi yang lebih penting adalah adanya konsensus di antara stakeholder. Jika konsensus tercapai maka akan memudahkan tahapan berikutnya," tuturnya.
Ia juga menilai haluan negara harus mampu menampung berbagai dimensi-dimensi strategis bangsa. Bukan hanya terkait manajemen perencanaan pembangunan nasional, namun juga terkait aspek ideologi, sosial, budaya, ekonomi, politik, dan lain-lain secara garis besar.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta