Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Setuju Setop Klaim Kemenangan, BPN: Tak Semua Lembaga Survei Benar

Nasional

Setuju Setop Klaim Kemenangan, BPN: Tak Semua Lembaga Survei Benar

Sabtu, 20 Apr 2019 13:22
Detik.com
Saleh Daulay
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setuju dengan imbauan KPU agar kedua tim capres-cawapres menghentikan klaim kemenangan Pilpres 2019. Alasannya, BPN menilai sejumlah lembaga survei merilis hasil yang terkesan menggiring opini publik.

"Imbauan KPU untuk menghentikan klaim kemenangan perlu diapresiasi. Terutama yang melibatkan lembaga survei lewat rilis-rilis yang dikeluarkan beberapa hari terakhir ini. Pasalnya, lembaga-lembaga survei itu tidak semuanya diyakini benar. Bahkan, ada yang berasumsi mereka sedang melakukan penggiringan opini," kata juru debat BPN, Saleh Daulay kepada wartawan, Sabtu (20/4/2019).

Saleh pun mendukung agar lembaga survei berhenti mengeluarkan prediksi perolehan suara Pilpres 2019. Menurut dia, hal ini juga demi menyejukkan para pendukung masing-masing paslon.

"Tentu sangat bijak jika klaim dan prediksi lembaga-lembaga survey itu dihentikan. Biarlah prediksi itu menjadi konsumsi internal masing-masing pasangan calon. Biarkan semua pihak menunggu penghitungan resmi berjenjang yang dilakukan KPU," ujarnya.

Dia kemudian mencontohkan soal prediksi lembaga survei nasional yang sempat menyatakan PAN tidak lolos ke Senayan. Saleh mengatakan prediksi tersebut terbukti meleset.

"Soal melesetnya prediksi lembaga survei sangat sering terjadi. Tidak usah jauh-jauh. Ambil saja contoh prediksi lembaga-lembaga survei itu pada perolehan PAN di Pileg 2019. Sebelum pileg, hampir semua lembaga survei itu memprediksi PAN tidak aman dan belum tentu lolos ke Senayan. Prediksinya hanya sekitar 2 persen," kata Saleh.

"Faktanya, setelah pileg, prediksi itu jauh meleset. Mereka juga yang mempublikasikan hasilnya. Mereka bahkan menyebut bahwa PAN akan memperoleh suara pada kisaran 6,5 sampai 7 persen," imbuh dia.

Sebelumnya, KPU meminta para capres-cawapres tak lagi mengklaim kemenangan Pilpres 2019. KPU meminta semua pihak menunggu penghitungan resmi.

"Saya kira klaim dari pihak masing-masing kan tentu ditolak oleh pihak yang lain, gitu ya. Karena ini wajar, ini adalah kontestasi politik, KPU sangat menyadari itu, karena itu KPU menyediakan publikasi mengenai hasil penghitungan suara agar sudahlah klaim-klaim dari masing-masing pihak itu disudahi, silakan menunggu proses penghitungan yang dilakukan oleh KPU," ujar komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi kepada wartawan, Jumat (19/4).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.