Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Sikapi Unjuk Rasa di Makassar, Gubernur Sulsel Kumpulkan Kapolda-Rektor

nasional

Sikapi Unjuk Rasa di Makassar, Gubernur Sulsel Kumpulkan Kapolda-Rektor

detik.com
Jumat, 27 Sep 2019 11:19
detik.com
Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyikapi aksi unjuk rasa di Kota Makassar. Kapolda Sulsel hingga rektor dari berbagai universitas hadir.

Forum yang digelar untuk menyikapi situasi terkini di Sulsel khususnya Makassar tersebut berlangsung di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (27/9/2019). Kapolda Sulsel Irjen Mas Guntur Laupe, rektor dari berbagai universitas, hingga pimpinan ormas hadir.

"Beberapa hari ini mahasiswa di berbagai daerah menggelar aksi unjuk rasa, ya tentu menyikapi pengesahan Revisi Undang-Undang KPK dan yang kedua revisi KUHP dan beberapa undang-undang yang lain," kata Nurdin mengawali sambutannya.

Dikatakan Nurdin, aksi tersebut juga terjadi di berbagai wilayah di Sulsel. Untuk itu dia mengingatkan agar aksi mahasiswa tidak ditunggangi pihak bertanggung jawab.

"Tentu kita semua menyikapi bahwa ini tidak ada hari tanpa demo dan ini menjadi perhatian kita semua. Kita khawatirkan adalah munculnya gerakan-gerakan yang menunggangi gerakan mahasiswa kita," paparnya.

Nurdin mengatakan, pihaknya melihat gerakan mahasiswa di Makassar dan beberapa wilayah di Sulsel sama halnya yang terjadi di daerah lain di Indonesia. Hal ini ditambah para pelajar ikut turun aksi ke jalan.

"Jadi memang aksi ini sangat sitematis dan kita belum melihat apa sebenarnya motif dan tujuan. Karena kalau soal revsisi KUHP ini sudah ditunda. Revisi Undang-Undang KPK juga bahwa presiden sudah mendapat masukan dari berbagai kalangan dan ini dalam proses pertimbangan," ujarnya.

Nurdin lalu mengungkapkan kekhawatirannya akan aksi mahasiswa yang ditunggangi oleh pihak tidak bertanggung jawab. Salah satunya aksi mahasiswa berakhir ricuh di depan Universitas Hasanuddin.

"Kita bisa lihat di depan kampus Unhas ada 2 mobil dibalik di situ, pelakunya sudah ditangkap dan itu bukan mahasiswa bahkan pelakunya mengatakan dia diberi duit. Jadi ini saya kira perlu kewaspadaan jangan-jangan ada yang merasuki ideologi mahasiswa kita," ungkapnya.

Hal yang sama juga diterima Nurdin saat dirinya meninjau langsung aksi mahasiswa berakhir ricuh di Makassar pada Selasa (24/9). Saat itu mahasiswa melaporkan ke Nurdin bahwa awalnya mahasiswa tidak melakukan aksi ricuh. Namun seketika ada pihak yang melempar dan memukuli mahasiswa.

"Jadi ini sebuah ciri-ciri yang memang ini sudah ada yang nompleng terhadap gerakan mahasiwa ini," paparnya.

nasional
Berita Terkait
  • Jumat, 29 Mei 2026 16:42

    Drone Rusia Hantam Apartemen di Negara Anggota NATO, Lukai 2 Orang

    GALATI-Sebuah drone milik Rusia menghantam kota di tenggara Rumania selama serangan pada Kamis (28/5/2026) malam terhadap Ukraina, menurut keterangan dari Bukares. Ini adalah pertama kalinya dalam per

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:19

    PTPN IV-LAM Riau Perkuat Sinergi Berbagi Keberkahan Hari Raya Kurban

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III memperkuat sinergi sosial bersama Lembaga Adat Melayu Riau melalui penyaluran bantuan hewan kurban dan dukungan kegiatan sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijria

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:14

    Harga Minyakita di Pekanbaru Masih di Atas HET, Wako Pekanbaru Siapkan Langkah Antisipasi

    PEKANBARU-Harga Minyakita di sejumlah pasar di Pekanbaru masih terbilang tinggi mencapai Rp 20.000 per liter.Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyakita di pasaran hanya Rp 15.700 per liter.Walikot

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:07

    Ibu Angkat Tidak Mau Damai, Sang Anak Mendekam di Penjara Usai Curi Duit Rp 80 Juta

    PASIR PENGARAIAN - A.F alias A harus merasakan dinginnya jeruji penjara atas perbuatannya yang mencuri uang orangtua angkatnya. Sang orangtua angkat tidak mau berdamai dalam kasus ini."Kasusnya jalan.

  • Jumat, 29 Mei 2026 16:00

    Sakit Hati Dimarahi Saat Cari Barang Bekas, Remaja di Bengkalis Bakar Rumah Warga, 2 Orang Tewas.

    BENGKALIS-Karena sakit hati dimarahi pemilik rumah, remaja di Kecamatan Bukit Batu nekat membakar rumah semi permanen di Desa Batang Duku kecamatan Bukit Batu Bengkalis, Rabu (27/5) dini hari lalu.Aki

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.