Skandal Freeport, MKD Banjir Dukungan
Jumat, 27 Nov 2015 14:34
Salah satunya sejumlah tokoh masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Selamatkan NKRI mendatangi MKD di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015). Diterima Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang, mereka mendesak MKD agar melakukan persidangan secara terbuka.
"Agar melakukan persidangan secara terbuka dalam rangka menjaga etika, kejujuran dan martabat DPR RI sebagai wadah wakil rakyat," jelas juru bicara Gerakan Selamatkan NKRI, Ferdinand Hutahean di ruang rapat MKD, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/11/2015).
Mereka juga mendesak MKD dan pihak-pihak yang menangani skandal ini agar transparan dan tanpa memandang jabatan maupun golongan. Hal ini, lanjut Ferdinand agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang benar terkait masalah ini.
"Memberikan penjelasan kepada masyarakat sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan tetap berpegang teguh pada azas praduga tak bersalah," ujar Ferdinand.
Gerakan ini juga meminta adanya sinergisitas antara MKD dengan institusi penegak hukum seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk melalukan tindakan pro-yustisia atas skandal ini agar semuanya dapat terungkap.
Dalam gerakan ini terdapat nama-nama sejumlah tokoh antara lain mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto, pengacara Eggi Sudjana, serta mantan menteri Fuad Bawazier itu juga meminta Presiden Joko Widodo dan para menterinya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh kontrak atau perjanjian internasional.
"Mendesak pemerintah agar menjadikan skandal ini sebagai momentum melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kontrak atau perjanjian internasional yang menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia," pungkas Ferdinand.
Junimart yang menerima Gerakan Selamatkan NKRI mengapresiasi pernyataan sikap tersebut. Ia meminta semua pihak untuk mengawal sidang kode etik yang segera diadakan pada pekan depan.
"Terimakasih telah mendorong MKD, mengawal kami dalam rangka menegakkan kode etik para anggota DPR RI. Kami, tentu semakin bersemangat dengan kedatangan bapak ibu yang kami banggakan," ungkap Junimart.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta