Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Soal Penonton Tertawa, KPU: Pelanggar Aturan Tak Diundang ke Debat Ke-5

Nasional

Soal Penonton Tertawa, KPU: Pelanggar Aturan Tak Diundang ke Debat Ke-5

Senin, 01 Apr 2019 10:36
Detik.com
Foto: Komisioner KPU, Wahyu Setiawan
JAKARTA - Dalam debat terdapat pihak yang tertawa pada saat Prabowo Subianto berbicara terkait pertahanan. Menanggapi hal ini KPU menyebut oknum yang bersikap tak patut tidak diundang dalam debat capres cawapres.

"Terkait dengan oknum masing-masing pendukung kandidat yang bersikap tidak patut dalam debat keempat, KPU menyatakan keberatan. Komite damai akan meminta oknum pendukung dimaksud tidak diundang oleh TKN dan BPN dalam debat kelima," ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan saat dihubungi, Minggu (31/3/2019).

Wahyu mengatakan yang nantinya tidak diundang dalam debat capres cawapres atau debat kelima ini, merupakan pendukung yang tidak mematuhi tata tertib. Wahyu menyebut, oknum yang tidak tertib ini berada di masing-masing rombongan pendukung paslon.

"Untuk pendukung yang tidak mematuhi tata tertib, karena oknum yang tidak tertib juga ada di rombongan TKN dan BPN," kata Wahyu.

Terkait siapa saja nama yang nantinya tidak kembali diundang, Wahyu mengatakan komite damai akan berkoordinasi dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Komite damai akan koordinasi dengan TKN dan BPN," tuturnya.

Seperti diketahui, momen munculnya suara tawa hingga bikin Prabowo bertanya-tanya itu bermula saat capres nomor urut 02 itu menjelaskan soal kesalahan dalam paparan Jokowi mengenai teknologi pertahanan. "Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat. Kekuatan pertahanan kita masih rapuh. Salah siapa? Salah nggak tahu saya (lalu terdengar suara tertawa), elite...," ucap Prabowo saat debat, Sabtu (30/3). Prabowo pun bereaksi. Dia mempertanyakan suara tawa itu.

"Jangan ketawa. Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa. Lucu ya? Kok lucu," kata Prabowo.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.