Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Soal People Power, Hamdan Zoelva: Amien Rais Kurang Bijak

Nasional

Soal People Power, Hamdan Zoelva: Amien Rais Kurang Bijak

Senin, 08 Apr 2019 15:21
Detik.com
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva.
KARAWANG - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva lalu mengkritik rencana Amien Rais yang akan mengerahkan massa atau people power jika terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019. Menurut Hamdan, Amien Rais kurang bijak.

"Amien Rais kurang bijak. Sebagai tokoh, seharusnya berikan pencerdasan pada masyarakat apa yang harus dilakukan jika menghadapi masalah atau menemukan pelanggaran pemilu," kata Hamdan usai melantik pengurus Syarikat Islam Kabupaten Karawang, Senin (8/4/2019).

Hamdan menilai pengerahan massa dalam menghadapi sengketa pemilu akan menghambat kemajuan demokrasi.

"Masyarakat jangan diajak untuk people power. Karena di negara-negara yang kerap people power, mana ada yang maju? Enggak ada. lima tahun lagi people power, lima tahun lagi people power, kapan majunya?" ujarnya.

Menurutnya sengketa bisa terjadi lantaran pemilu 2019 dilaksanakan serentak dan diikuti ribuan kontestan. Selain itu, dalam pilpres hanya ada dua kontestan yang bersaing.

"Yang kalah pasti tidak puas. Sengketa pemilu pasti selalu ada. Sebab tidak ada pemilu tanpa sengketa, apalagi di Indoensia. Negara kita ini demokrasinya belum mapan betul. Karena itu sengketa akan selalu ada," ucapnya.

Jika terjadi sengketa, kata Hamdan, sebaiknya para pihak yang keberatan menempuh prosedur yang disediakan. Sebab negara sudah membuat perangkat hukum dalam urusan sengketa pemilu.

"Sejak reformasi, negara kita sudah menyiapkan perangkat hukum dan institusi untuk menyelesaikan masalah yang timbul dari pemilu. Mari selesaikan melalui jalur itu. Demonstrasi atau pengerahan massa adalah cara-cara zaman dulu. Mari berfikir moderen," tandas Ketua Umum Syarikat Islam itu.




Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.