Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Jokowi: Kubu 02 Masih Jalankan Strategi Firehose of Falsehood

Nasional

TKN Jokowi: Kubu 02 Masih Jalankan Strategi Firehose of Falsehood

Sabtu, 20 Apr 2019 09:03
Detik.com
Ace Hasan Syadzily
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai ada modus tersendiri di balik sikap capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang berkali-kali mendeklarasikan kemenangan hingga sujud syukur. Modus itu, menurut TKN, berkaitan dengan strategi firehose of falsehood.

"Modus pertama adalah menjalankan strategi firehose of falsehood dengan menanamkan keyakinan di pengikutnya bahwa kubu 02 sudah menang. Dengan strategi deklarasi berulang-ulang itu, pendukung disajikan realitas semu bahwa kubu 02 sudah menang dan informasi diluar itu adalah sesat dan direkayasa. Termasuk dilarang nonton TV yang memutar hasil quick count," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily dalam keterangannya, Jumat (19/4/2019).

Menurut Ace, cara itu akan membuat para pendukung Prabowo seperti 'disihir' untuk percaya pada satu sumber, yaitu survei internal, exit poll internal, dan real count internal. Padahal, menurut Ace, sumber informasinya adalah konstruksi dan tidak pernah teruji kebenarannya.

"Tujuan utamanya adalah menggalang sentimen pendukung agar bisa disiapkan untuk aksi berikutnya. Bisa jadi, rangkaian dari skenario kubu 02 yang selama ini tokoh-tokohnya sudah bicara soal people power. Ini jelas manuver yang berbahaya," ujarnya.

Modus kedua dari tindakan klaim kemenangan Prabowo menurut Ace adalah delegitimasi KPU dan hasil pemilu. Ace mengatakan, dengan menyebutkan angka kemenangan sebesar 62 persen, maka kubu Prabowo akan cepat membangun framing hasil penghitungan KPU berbeda dengan hasil real count internal. Dengan begitu, kubu Prabowo akan menyerang KPU dengan tuduhan pemilu curang dan hasilnya direkayasa.

"Modus semacam ini sudah diperkirakan sejak awal ketika kubu 02 membangun narasi kalah karena dicurangi. Narasi ini dirangkai dari soal hoax soal kointainer, pemilih siluman dalam DPT, mobilisasi aparat, sampai terakhir kertas suara dicoblos. Modus ini disiapkan jauh hari sebelum pemungutan suara dan sekarang mulai pelan-pelan terbukti. Dan tujuan akhirnya adalah delegitimasi KPU dan juga delegitimasi pemilu," ungkap Ace.

Politikus Golkar itu menilai kubu Prabowo tengah melakukan manuver yang berbahaya, karena upaya delegitimasi pemilu yang diikuti saran people power akan menimbulkan perpecahan. Ace menuding kubu paslon nomor urut 02 itu tidak peduli bahwa rakyat menyambut pemilu dengan gembira.

"Seperti apa yang disampaikan Pak Mahfud, pemilu itu adalah people power yang sesungguhnya. Rakyat sudah bersuara. Kita sudah lihat hasilnya di QC (quick count). Tapi kita tunggu hasil perhitungan suara dari KPU yg dilakukan secara berjenjang dan melibatkan secara terbuka saksi dari masing-masing kotestan dan juga pengamat," ucap Ace.

"Dan jika ada ketidakpuasan juga sudah disediakan salurannya. Tiga puluh tahun proses pemilu di negara kita berlangsung dengan damai. Jangan karena ambisi segelintir elite politik untuk berkuasa, maka rumah keindonesiaan dibakar oleh syahwat politik mereka," pungkasnya.



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.