Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Salahkan Prabowo soal Penonton yang Tertawa, BPN: Tak Bijak!

Nasional

TKN Salahkan Prabowo soal Penonton yang Tertawa, BPN: Tak Bijak!

Selasa, 02 Apr 2019 10:14
Detik.com
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno heran dengan sikap Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin yang menyalahkan Prabowo lantaran KPU melarang penonton yang tertawa dalam debat beberapa waktu lalu hadir di debat kelima. Mengingat larangan tersebut bukan berasal dari Prabowo.

"Nggak bijak. Yang larang kan KPU bukan Pak Prabowo, kok menyalahkan Pak Prabowo?" ujar juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Selasa (2/4/2019).

Riza menyebut sikap TKN Jokowi-Ma'ruf tersebut tak bijaksana. "Nggak bijak. Kita kan nggak boleh mengejek, menertawakan," katanya.

Di sisi lain, dia mengapresiasi larangan tersebut. Riza menilai, KPU pasti telah memiliki alasan dan dasar yang kuat hingga melemparkan larangan itu.

"Kalau KPU memutuskan itu tentu punya dasar dan alasan yang kuat. Pasti sudah melihat melalui CCTV apakah yang menonton itu memang spontanitas atau sebaliknya. Pertama kan tidak boleh memengaruhi orang lagi debat, kedua apalagi memprovokasi. Dan saya melihatnya tidak hanya ketawa karena lucu, justru saya melihatnya itu tidak pantas dan tidak baik. Tidak hanya terkait temanya, tapi masak dalam suasana serius seperti itu ada yang ketawa. Itu kan punya maksud tertentu," tutur Riza.

Sebelumnya, Penonton yang tertawa saat Prabowo Subianto berbicara tentang pertahanan dalam debat keempat Pilpres 2019 tak diperbolehkan atau tak diundang ke debat kelima. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyalahkan Prabowo.

Anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir, yang hadir dan menonton langsung dari venue, mengatakan KPU dan Komite Damai, yang dibentuk untuk mengamankan debat, tak boleh serta-merta menyalahkan penonton yang tertawa. Menurut dia, Prabowo adalah pihak yang harus disalahkan karena lucu--menurutnya.

"Akan tetapi KPU maupun Komite Damai tidak boleh sewenang-wenang menunjuk hidung bahwa mereka yang tertawa pada saat itu bersalah! Harus juga dilihat penyebabnya, karena kejadian tertawa tersebut bukan dibuat-buat melainkan spontan," ucap Inas.

"Penyebabnya adalah Prabowo Subianto sendiri! Di mana gestur maupun kalimat yang diucapkan pada saat itu layaknya seperti stand up comedy, yakni sebagai berikut: 'Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat, kekuatan pertahanan kita masih rapuh, salah siapa? Salah nggak tahu saya. Lah! Ini argumen atau lelucon?" sebut Inas


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.