Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • TKN Soal Sosok Utusan Jokowi ke Prabowo: Tak Perlu Jadi Konsumsi Publik

Nasional

TKN Soal Sosok Utusan Jokowi ke Prabowo: Tak Perlu Jadi Konsumsi Publik

Sabtu, 20 Apr 2019 09:56
Detik.com
Foto: Sekjen NasDem Johnny G Plate
JAKARTA - Sosok yang menjadi utusan capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk menemui rivalnya, Prabowo Subianto, usai pencoblosan Pilpres 2019 masih misterius. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin belum mau mengungkapnya ke publik.

"Terkait envoy (utusan) Pak Jokowi yang diutus untuk menemui Pak Prabowo sebaiknya Pak Jokowi sendiri yang menyampaikannya jika beliau berkenan. Hal semacam ini tentu belum perlu menjadi konsumsi publik," kata Wakil Ketua TKN Johnny G Plate kepada wartawan, Jumat (19/4/2019).

Johnny mengatakan sosok yang diutus adalah yang mengenal Prabowo serta dapat dipercaya. Belum diungkapnya sosok utusan ini disebut Johnny untuk menjaga agar misi berjalan dengan baik.

"Sosoknya tentu yang mengenal Pak Prabowo, dapat dipercaya, bisa berkomunikasi dengan baik, dan menguasai masalah. Kami tentu harus menjaga agar misi dari envoy dapat dilakukan dengan baik," tuturnya.

Politikus NasDem ini menjelaskan tujuan diutusnya seseorang untuk bertemu Prabowo adalah untuk bersilaturahmi dan menjaga suasana agar tetap damai. Johnny menyebut perlu adanya sikap berjiwa besar namun tetap rendah hati.

"Tujuannya tidak lain selain tetap menjalin silahturahmi dan menjaga agar suasana damai tetap terjalin dan terjaga setelah pilpres. Bangsa kita adalah bangsa besar, dan karenanya kita juga dituntut untuk berpikiran besar serta berjiwa besar, namun tetap rendah hati sebagaimana yang ditunjukkan Pak Jokowi," ucap Johnny.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan sudah mengutus seseorang untuk membuka komunikasi dengan rivalnya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Jokowi ingin tali persahabatannya usai Pilpres 2019 dengan orang tersebut tetap terjaga dengan baik.

"Saya sudah mengutus seseorang untuk bisa bertemu kembali dengan Pak Prabowo, dengan Pak Sandi, yang sudah sering saya sampaikan bahwa persahabatan kami ini jangan sampai putus hanya gara-gara pilpres. Silaturahmi kita juga jangan sampai putus gara-gara pilpres," kata Jokowi saat wawancara dengan detikcom, Kamis (18/4).


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.