Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tak Kapok, Bahrun Naim Kembali Ngeblog dan Sindir Polisi

Tak Kapok, Bahrun Naim Kembali Ngeblog dan Sindir Polisi

Senin, 25 Jan 2016 08:26
Okezone
bahrun naim
JAKARTA - Setelah blog pribadinya dua kali diblokir oleh pemerintah, Bahrun Naim, yang diduga sebagai otak dari aksi teror di kawasan Sarinah, Jalan Thamrin kembali bersuara di blog baru bernama muharridh.com.

Pria yang disebut ahli di bidang IT itu langsung menyentil kepolisian dengan postingan berjudul "Cuman Bisa Nge-Spam...!!!". Tulisan yang dipublikasikan pada pukul 20.52 WIB, 24 Januari 2016 itu mencantumkan sebuah screenshot berita dengan latar foto Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Anton Charliyan.

Berita yang di-screenshot itu sendiri berjudul "Cyber Crime Mabes Polri Spam Situs Baru Bahrun Naim" milik sebuah portal berita online. Di bagian atas foto Tito, Bahrun menambahkan tulisan sindiran. "Cuman Bisa Nge-Spam Pak?".

Konten blog itu sendiri berisi susunan huruf dan angka yang menyerupai kode-kode yang sulit dimengerti. Bahrun menyebut, data yang ditampilkannya itu adalah hasil peretasan atas akun paypal di seluruh dunia, yang di dalamnya juga berisi daftar kartu kredit

"Silakan dinikmati, jangan cuman bisa nge-spam!," tulis Bahrun lagi, seperti dikutip Okezone, Senin (25/1/2015).

Sebelumnya, Bahrun pernah menulis artikel berjudul "Nasihat untuk Penonton". Dia menyebutkan bahwa aparat kepolisian Indonesia dan warga asing sebagai musuh utama atau olehnya disebut 'taghut'.

Serangan di kawasan Sarinah, kata Bahrun adalah bentuk pembalasan atas serangan-serangan aparat kepolisian terhadap kaum muslimin, baik di Daulah Islam maupun di Indonesia.

"Tercatat kurang lebih 200 kaum Muslimin terbunuh oleh pembunuhan yang dilakukan oleh Detasemen Khusus 88 tanpa pembuktian di pengadilan," tulis Bahrun seperti yang dikutip Okezone hari ini, Selasa (19/1/2016).

Sebelum serangan itu, kata Bahrun, pihaknya sudah memberikan peringatan lewat Komandan Syekh Abu Wardah serta seruan pertobatan terhadap musuh-musuhnya di Indonesia. Dia pun menyebut bahwa ancaman itu bukan omong kosong belaka. 

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.