Jumat, 17 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tak Kawal Ketat Jokowi di KRL, Paspampres: Beliau Ingin Berbaur

Nasional

Tak Kawal Ketat Jokowi di KRL, Paspampres: Beliau Ingin Berbaur

Kamis, 07 Mar 2019 09:22
Istimewa
Foto: Presiden Jokowi pulang kerja naik KRL
JAKARTA - Saat pulang kerja naik commuter line atau KRL dari Jakarta menuju Bogor, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak dikawal secara ketat oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Alasannya, Jokowi ingin berbaur dekat dengan masyarakat.

"Iya berbaur saja dengan masyarakat sendiri. Kalau kita menyelenggarakan acara, ada prosedur dalam acara kenegaraan, acara formal, itu memang lain. Ada SOP nya. Kalau beliau merasa, mau di tengah masyarakat, ya sudah, jadi masyarakat kembali," kata Komandan Paspampres Mayjen Maruli Simanjuntak saat dihubungi, Rabu (6/3/2019).

Maruli mengatakan, Jokowi hanya ditemani dirinya di KRL dari Stasiun Tanjung Barat menuju Stasiun Bogor. Tidak ada personel Paspampres lainnya yang ditempatkan dalam gerbong KRL.

"Cuma berdua," ujarnya.

Ia menjelaskan, hal itu atas permintaan langsung Jokowi. "Betul, agar lebih dekat dengan masyarakat, agar bisa berkomunikasi langsung, contohnya hal-hal seperti 'kami setiap hari begini pak, kalau bisa ditambah gerbong pak'," jelas Maruli.

Kondisi penumpang saat itu, kata Maruli, tengah padat karena di jam pulang kerja. Terkait pengamanan Jokowi selaku VVIP, Maruli menyebut masyarakat di KRL sudah secara naluriah melindungi Jokowi.

"Namanya KRL mana pernah nggak crowded, itu sudah nggak bisa bergerak. Karena pengalaman kemarin di daerah, Pak RW bilang jadi Paspampres dadakan, masyarakat sendiri muncul insting menjaga. Mereka sendiri yang menjaga," tuturnya.

Momen Jokowi menaiki KRL dilakukan pada hari Rabu (6/3) sore selepas sejumlah agenda kepresidenan. Jokowi yang masih mengenakan kemeja putih tampak berbaur dengan masyarakat.

"Tadi usai kegiatan Presiden pulang ke Bogor menggunakan kereta KRL. Tanpa pengawalan ketat. Presiden naik dari Stasiun Tanjung Barat menuju Bogor," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Kamis, 16 Apr 2026 20:35

    Serangan Roket Hizbullah Lukai Sejumlah Tentara Israel di Lebanon Selatan

    LEBANON SELATAN â€" Serangan roket yang dilancarkan kelompok Hizbullah dilaporkan melukai lima tentara Israel Defense Forces (IDF), di wilayah Lebanon selatan.Dilansir dari trtworld, Kamis (16/4/

  • Kamis, 16 Apr 2026 20:33

    Evakuasi Tahap III, Kemlu RI Pulangkan 45 WNI dari Iran

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran. Dalam evakuasi tahap III ini, sebanyak 45 orang dipulangkan ke Tanah

  • Kamis, 16 Apr 2026 20:25

    Satu Terdakwa Kasus Pemerasan Kemnaker Ajukan Diri Jadi Saksi Mahkota

    JAKARTA - Salah satu terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajukan diri menjadi saksi mahk

  • Kamis, 16 Apr 2026 20:23

    Helikopter PK-CFX Diduga Jatuh di Perbukitan Terjal Sekadau Kalbar

    JAKARTA  â€" Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyampaikan perkembangan terbaru terkait helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat. Heliko

  • Kamis, 16 Apr 2026 19:38

    Dosen Universitas Budi Luhur Dipecat Usai Diduga Lecehkan Mahasiswi

    JAKARTA - Universitas Budi Luhur memutus hubungan kerja (PHK) terhadap seorang dosen berinisial Y, yang diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswinya.Rektor Universitas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.