Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tanggapi TKN Jokowi, BPN Prabowo: Sandiaga Memang Perlu Istirahat

Nasional

Tanggapi TKN Jokowi, BPN Prabowo: Sandiaga Memang Perlu Istirahat

Jumat, 19 Apr 2019 09:51
Detik.com
Ekspresi Sandiaga dampingi Prabowo pidato dan deklarasi kemenangan.
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin memprediksi bahwa cawapres Sandiaga Uno terlihat lesu saat jumpa pers karena tak nyaman dengan deklarasi kemenangan. Badan Pemenangan Nasional (BPN) capres-cawapres nomor urut 02 menegaskan, Sandiaga memang sakit dan perlu istirahat.

"Saya 1,5 meter di samping kanan Bang Sandi (saat jumpa pers bersama Prabowo). Bang Sandi itu sakit. Jadi waktu Bang Sandi datang di Kertanegara kan saya salaman. Kelihatan lah, (Sandiaga) memang perlu istirahat betul karena kemarin itu kan drop ya, suaranya habis," kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade saat dimintai tanggapan, Kamis (18/4/2019).

Menurut Andre, Sandiaga juga ikut membaca tulisan di kertas yang dipegang Prabowo saat jumpa pers. Politikus Gerindra itu menyebut Sandiaga terlihat fokus membaca.

"Dan waktu Pak Prabowo pidato itu saya lihat Bang Sandi itu ikut membaca. Jadi matanya Bang Sandi itu fokus melihat kertas yang dibaca oleh Pak Prabowo. Jadi saya ada di sana, posisi saya nggak sampai 2 meter dari Bang Sandi. Jadi saya tahu persis Bang Sandi membaca kertas yang dibaca Pak Prabowo," jelasnya.

Andre memastikan bahwa eks Wagub DKI Jakarta itu memang tengah sakit. Dia menegaskan bahwa tak ada masalah apapun.

"Jadi kelihatan dia fokus membaca kertas itu. Jadi, lagi posisi lagi kurang sehat. Jadi saya rasa nggak ada masalah," ujar Andre.

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma'ruf memprediksi bahwa Sandiaga tak nyaman dengan deklarasi kemenangan yang disampaikan Prabowo. Kubu Jokowi menyebut ekspresi lesu Sandiaga bisa menimbulkan pertanyaan di masyarakat.

"Kemungkinan Sandiaga kecewa dengan hasil pilpres, sakit wajar lah. Kedua beliau mungkin tidak nyaman dengan deklarasi tersebut, karena paham pesta sudah usai dan yang berhak menyatakan siapa yang menang adalah KPU," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Irma Suryani Chaniago.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.