Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Nasional
  • Tekan Angka Kemiskinan, Wamensos Ajak Pemda Aktif Dukung Mutakhirkan DTSEN

Berita

Tekan Angka Kemiskinan, Wamensos Ajak Pemda Aktif Dukung Mutakhirkan DTSEN

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 11:11
(FotoDetikNews)
Jakarta - Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono mengajak pemerintah daerah secara aktif mendukung upaya pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Terpadu (DTSEN) untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Hal ini dilakukan agar program pemerintah dapat tepat sasaran diberikan kepada masyarakat yang berhak.

"Mari kita bersinergi. Berangkat dari data ini, dengan pemutakhiran, supaya kemudian data ini objektif sehingga program-program yang disusun oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah sesuai dengan keadaan yang sebenar-benarnya, tidak ada manipulasi," tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).

Hal itu diungkapkan Agus saat menyambut kedatangan perwakilan pemerintah Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Muna Barat di Kantor Kementerian Sosial (Kemensos), Jakarta, Rabu (4/2).

Agus Jabo menjelaskan DTSEN yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan dimutakhirkan melalui Kemensos memegang peranan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan. DTSEN merupakan langkah nyata agar seluruh lini bersinergi bersama sehingga target pengentasan kemiskinan yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai.

DTSEN menjadi satu-satunya sumber data yang menjadi sumber berbagai program Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Sosial. Tidak ada lagi fragmentasi data. Karenanya, pemutakhiran data yang sangat dinamis menjadi sangat penting.

Untuk mendukung upaya pemutakhiran tersebut, Kemensos juga menyediakan berbagai kanal sebagai sarana pemutakhiran, antara lain melalui musyawarah desa/kelurahan atau melalui aplikasi Cek Bansos. Ketersediaan kanal pemutakhiran tersebut akan memudahkan pemerintah daerah untuk memutakhirkan data.

Lebih lanjut, Agus Jabo menjelaskan pemutakhiran data bisa dikategorikan menjadi dua. Yaitu pemutakhiran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial dilaksanakan setiap tiga bulan. Ia berpesan agar pemerintah daerah benar-benar mengawal pemutakhiran data tersebut.

"Dinas Sosial di setiap daerah, ayo cepat berkoordinasi dengan BPS. Terus lakukan pemutakhiran agar seluruh bantuan sosial ini tepat sasaran, sampai seluruh data akurat," ujarnya.

Selain itu, Agus Jago pun menjelaskan berbagai program Kementerian Sosial yang bersumber dari pemanfaatan DTSEN. Salah satunya adalah Sekolah Rakyat.

Sekolah Rakyat merupakan miniatur pengentasan kemiskinan terpadu. Anak-anak yang bisa mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat hanyalah anak-anak dari desil 1-2 DTSEN yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem.

Tak hanya anak yang menerima pendidikan berkualitas secara gratis, jika hasil asesmen sesuai, orang tuanya pun akan menerima bantuan usaha atau renovasi rumah tidak layak huni agar kehidupannya bisa membaik. (detiknews)
Sumber: (detikNews)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.