Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Temukan Dugaan Politik Uang di Kampanye Jokowi, BPN Ingin Lapor Bawaslu

Nasional

Temukan Dugaan Politik Uang di Kampanye Jokowi, BPN Ingin Lapor Bawaslu

Rabu, 10 Apr 2019 11:37
Detik.com
Foto: Kampanye Jokowi-Maruf di Padang
JAKARTA - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencurigai adanya dugaan politik uang dan mobilisasi massa saat kampanye kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Sumatera Barat. BPN mendapatkan informasi di lapangan soal adanya temuan ini.

"Jadi pas bagi-bagi duit ada yang kita rekam. Jadi patut diduga yang datang diberikan nasi bungkus, diberikan uang Rp 50 ribu, dan juga diberikan baju gratis. Jadi patut diduga mereka melakukan politik uang Rp 50 ribu per kepala untuk mobilisasi massa. Tim kami memantau di lapangan dan kami punya rekamannya," kata juru bicara BPN Andre Rosiade kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Andre lalu mengirimkan video yang menurutnya direkam oleh salah satu timnya di Padang. Dalam video yang dikirimkan, ada ibu-ibu yang setelah diberi uang ditanya dan memberi jawaban akan memilih Jokowi. Ibu-ibu itu juga tampak mengenakan kaus kampanye Jokowi.

Terkait dugaan adanya politik uang ini, Andre menyebut pihaknya berencana akan melaporkan ke Bawaslu Kota Padang. Saat ini, pihaknya tengah mengkaji kemungkinan pelaporan itu.

"Saya akan minta DPD Gerindra Sumbar untuk melaporkan ini ke Bawaslu. Ada rencana melaporkan. Saya lagi minta tim DPD Gerindra Sumatera Barat mengkaji itu. Saya sudah suruh DPD Gerindra Sumbar mengkaji," ungkapnya.

Pengkajian itu dilakukan karena menurut Andre, selama ini banyak laporan dari pihaknya yang belum diproses. Ia lalu menyinggung hukum yang tajam ke kubu Prabowo namun tumpul ke kubu Jokowi.

"Jangan sampai kita melaporkan akhirnya buang-buang waktu, ngabisin waktu. Karena mohon maaf, memang faktanya hukum di zaman sekarang terindikasi tajam kepada kubu Pak Prabowo, tapi terindikasi tumpul ke pendukung Pak Jokowi," ucap Andre.

Sebelumnya, Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi Ma'ruf Sumatera Barat menggelar kampanye di Padang yang dimeriahkan oleh grup band Slank. Kampanye itu juga dihadiri 11 kepala daerah di Sumatera Barat yang mendukung Jokowi untuk lanjut 2 periode.

Ke-11 kepala daerah yang hadir dan bergantian menyampaikan orasi politik itu adalah Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Bupati 50 Kota, Irfendi Arbi, Bupati Pesisir Selatan, Hendra Joni, Walikota Padang Panjang, Fadly Amran, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi Bupati Dharmasraya, Sutan Riska, Walikota Pariaman Genius Umar, Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake dan Walikota Solok Eri Zulfian.

Jokowi maupun Kiyai Ma'ruf sendiri tidak hadir dalam kampanye tersebut. TKN mengirim Wakil Menteri ESDM, Archandra Thahar dan Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Rohmin Dahuri sebagai juru kampanye. Archandra dan Rohmin mempromosikan Jokowi kepada massa yang hadir.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.