Nasional
Tentukan Cawapres, PPP Sarankan Jokowi Pakai 5 Syarat & 1 Hati
Selasa, 27 Mar 2018 09:13
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sudah memberikan kriteria calon wakil presiden (cawapres) kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk bertarung di Pilpres 2019.
Wakil Sekertaris Jendral PPP Ahmad Baidowi mengatakan, kriteria cawapres yang sudah diajukan kepada Jokowi, yakni dengan 5 syarat dan 1 hati. Pertama Jokowi membutuhkan figur yang mampu mengawal narasi besar NKRI yang dibangun atas nasionalisme dan agama.
"Di mana hubungan agama dan kekuasaan berjalan seiring dan seimbang. Sejak Bung Karno-Bung Hatta, kepemimpinan nasional selalu merefleksikan 2 narasi besar ini," ujar Baidowi kepada Okezone, Selasa (27/3/2018).
Lalu yang kedua, kata Baidowi, Jokowi membutuhkan figur agamis yang mampu menjadi tameng untuk mengurangi ujaran kebencian bernuansa sara yang akan hadir nantinya.
"Karena lawan politiknya masih selalu melabeli Pak Jokowi dengan merk 'anti-Islam, pro-komunis dan pro-RRC'. Figur se-agamis apapun memang tidak akan serta-merta menghilangkan ujaran kebencian, tapi setidaknya kalau figurnya agamis, akan mengurangi. Tapi figur pendamping beliau tersebut memang memiliki nuansa agamis yang asli dan kuat," beber dia.
Untuk yang ketiga, Baidowi mengatakan, Jokowi butuh figur yang mampu memahami kaum mileneal. Hal ini dikarenakan pada Pemilu 2019, kebanyakan 39% pemilih berada di bawah usia 40 tahun. Sehingga, kata dia, mungkin dibutuhkan Cawapres yang berasal dari kalangan muda.
Selanjutnya yang keempat, sosok yang diperlukan Jokowi yakni punya pengalaman dan kompetensi intelektual guna menghadapi disrupsi ekonomi, transformasi digital dan persaingan di era revolusi industri 4.0.
Yang terakhir, kata Baidowi PPP menginginkan pendamping Jokowi dapat memberikan sumbangsih elektablitas saat di pemilu 2019 nantinya. "Meskipun hal terakhir ini tidak mutlak, mengingat, pertama elektabilitas Pak Jokowi yang sudah cukup tinggi. Dan kedua, mesin partai pengusung yang cukup banyak meniscayakan pergerakan lapangan lebih leluasa," ucap dia.
Serta, papai Baidowi, PPP mengingkan pasangan Cawapres yang berpasangan dengan Jokowi nantinya bisa mempunyai chemistry yang sama. Sehingga kedua memiliki kenyamanan di dalam pekerjaan nantinya.
"Karena bisa diterima atau tidak, adalah soal hati. Betapapun ia memenuhi kriteria, kalau Pak Jokowi enggak sehati, bagaimana bisa mendampingi? Maka saya sebut, dalam pandangan PPP, ada 5 syarat dan 1 hati," pungkasnya.
(okezone.com)
nasional
Presiden Prabowo Usai Copot 3 Pimpinan BGN: Saya Tak Mau Uang Rakyat Dicuri
Presiden Prabowo Subianto angkat suara mengenai pencopotan tiga pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil usai dirinya menerima laporan bahwa ada indikasi penyelewengan dalam pelaksanaan
Polres Inhu Buru Terduga Pelaku Penembakan Pekerja PT SBP
RENGAT-Jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) saat ini tengah menyelidiki dugaan penembakan dan pengeroyokan menggunakan senjata tajam terhadap pekerja PT Sinar Belilas Perkasa (PT SBP) dan memburu para
Dua Regu Manggala Agni dari Jambi Bantu Padamkan Karhutla di Rupat
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terdeteksi di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau. Menyikapi temuan tersebut, Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumater
Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Rumah Digeledah dan Mobil Mewah Disegel
JAKARTA-Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya Nomor 5, Jakarta Selatan pada Rabu mal
Prabowo Ingin Program MBG Bersih dari Korupsi
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus bersih dari praktik korupsi dan penyimpangan. Komitmen itu diwujudkan melalui perombakan jajaran pimpin