Nasional
Tepis Tuduhan Amien Rais, Ketum Sunanto: Mungkin Ayahanda Kurang Info
Sabtu, 01 Des 2018 16:44
"Enggak ada (intervensi di muktamar), enggak ada ya. Selama ini biasa saja," ujar Cak Nanto saat dihubungi detikcom, Sabtu (1/12/2018).
Isu intervensi mencuat setelah potongan video pertemuan Amien Rais dengan sejumlah anggota Pemuda Muhammadiyah tersebar. Dalam video itu Amien menyebut adanya intervensi dari Ketum dan Sekjen PP Muhammadiyah untuk memilih caketum PP Pemuda Muhammadiyah tertentu.
Cak Nanto tegas membantah isu tersebut. Dia menduga pernyataan Amien Rais yang juga mantan Ketum PP Muhammadiyah hanyalah misinformasi. "Mungkin ayahanda (Amien Rais) informasinya kurang. Jadi saya kira sampai saat ini muktamar tidak ada intervensi," jelasnya.
Cak Nanto mengakui memang sejumlah caketum PP Pemuda Muhammadiyah sempat bersilaturahmi dengan Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. Mereka bersilaturahmi untuk meminta nasihat dari tokoh Muhammadiyah tersebut.
"Itu silaturahmi biasa, itu ada saya di situ. Sebagai kandidat sama Labib, silaturahmi sama ayahanda (Haedar Nashir dan Abdul Mu'ti) minta nasihat, minta izin mau berkompetisi," paparnya.
Tentu saja niat para caketum PP Pemuda Muhammadiyah tersebut disambut baik oleh Haedar. Kepada para juniornya Haedar berpesan agar siapapun yang terpilih dalam pemilihan ketum di muktamar harus tetap menjaga marwah Muhammadiyah.
"Ya suruh (kami) jaga marwah Muhammadiyah, berkompetisi dengan baik, menjaga etika, begitu saja," ungkapnya.
Saat ditanya apakah dalam kesempatan itu baik Haedar maupun Sekjen PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, meminta agar Ahmad Fanani yang juga caketum PP Pemuda Muhammadiyah mundur, Cak Nanto membantahnya.
"Enggak ada, enggak ada. Enggak ada permintaan apapun dari ayahanda (Haedar Nashir), hanya menasihati saja," ungkapnya. Bagaimana dengan Abdul Mu'ti. "Enggak, enggak (ada permintaan) . Bahkan saya enggak pernah WA beliau selama proses," lanjutnya.
Bantahan serupa juga disampaikan salah satu caketum PP Pemuda Muhammadiyah, Ahmad Labib. Dia tegas membantah adanya intervensi untuk memenangkan caketum tertentu dalam pelaksanaan Muktamar XVII Pemuda Muhammadiyah.
Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup
Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia
Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.
Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr
Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya
JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun
Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas
SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.
JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta