Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Terkait Bentrok, IPW Desak Kapolri Copot Kapolresta Medan

Terkait Bentrok, IPW Desak Kapolri Copot Kapolresta Medan

Senin, 01 Feb 2016 14:31
Dok. Okezone
Akibat Bentroka di Medan
MEDAN - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mendesak Kapolri, Jendral Badroddin Haiti segera mencopot Kapolresta Medan, Senin (1/2/2016).

Hal itu dikatakan Neta lantaran, bentrok antar ormas kepemudaan yang terus terjadi menunjukkan Kapolresta Medan dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) tidak punya wibawa.

"Seharusnya mereka mampu bertindak tegas menyapu bersih oknum-oknum OKP yg menjadi biang bentrokan. Karena Kapolresta Medan dan Kapolda Sumut tidak punya wibawa dan tidak mampu mengendalikan situasi, Kapolri harus segera mencopot keduanya dan mengganti dengan perwira yang mampu menjaga kamtibmas kota Medan dengan kondusif," kata Neta S Pane.

Menurutnya, Kapolri Jenderal Badroddin Haiti yang pernah menjadi Kapolda Sumut tentu mengetahui kelemahan Kapolresta Medan dan Kapolda Sumut hingga bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) terjadi.

"Sangat disayangkan kepolisian di medan tidak peka, sehingga kerusuhan meletus akibat bentrokan dua OKP. Kepolisian juga membiarkan salah satu kelompok OKP melakukan konvoi tanpa ada pengawalan aparat keamanan," ungkap Neta.

Padahal, lanjut Pane, semua orang di Sumut tahu persis bahwa antara Pemuda Pancasila dan IPK adalah musuh bebuyutan, yang selalu bertikai sejak lama. Tapi kenapa Kapolresta Medan dan Kapolda Sumut membiarkan salah satu OKP itu konvoi tanpa pengawalan aparat.

"Dimana intelijen kepolisian dan apa kerja mereka jika tidak mampu mendeteksi manuver yang akan dilakukan OKP tersebut. Padahal konvoi itu melibatkan 160 orang, 10 mobil, dan 60 sepeda motor," ujarnya.

Lebih jauh lagi, Neta berpendapat jika setiap kali terjadi bentrokan. Akibatnya, investor dan wisatawan pun takut datang ke kota Medan.

"Sangat disayangkan kenapa bentrokan demi bentrokan dibiarkan terjadi. Sepertinya Kapolresta Medan maupun Kapolda Sumut tidak mampu menjaga keamanan Medan," tandas Neta.

Seperti diketahui sebelumnya, suasana mencekam terjadi di Medan, hal ini terjadi akibat bentroknya dua ormas Ikatan Pemuda Karya (IPK) dengan ormas Pemuda Pancasila (PP) pada Sabtu (30/1/2016).

Akibat bentrokan itu, dua orang meninggal dunia yakni, Roy Silaban dan Monang Hutabarat. Bentrokan juga sempat melebar hingga ke beberapa Kecamatan di Medan.

(okezone.com)
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.