Minggu, 17 Mei 2026

Nasional

Tolak RUU-PKS, Emak-emak Geruduk DPR Aceh

Senin, 08 Apr 2019 14:55
Detik.com
Massa berdemo di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin (8/4/2019).
BANDA ACEH  - Massa yang tergabung dalam Aliansi Muslimah Aceh menggelar aksi damai menolak Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) disahkan. Massa menilai RUU tersebut bertentangan dengan nilai Pancasila.

Aksi ibu-ibu ini berlangsung di halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Senin (8/4/2019). Massa mengawali aksi dengan melantunkan ayat-ayat suci Alquran, serta salawat badar. Setelah itu, massa menyampaikan aspirasi secara bergantian.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah poster berisi tuntutan menolak RUU P-KS disahkan. Beberapa di antaranya bertuliskan, "RUU P-KS berpotensi menjamurnya LGBT" serta "RUU P-KS berpontensi maraknya aborsi".

Aksi tersebut berlangsung damai dan tertib. Demo tersebut juga mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan Satpol PP Banda Aceh.

"RUU P-KS ini tidak melihat dasar-dasar azas agama dan nilai-nilai luhur bangsa. Kita juga meyakini meskipun dihapus tetap tidak dapat menghindari terjadinya kekerasan seksual," kata Koordinator Aksi, Hj Dahlia kepada wartawan.

Dahlia menilai, RUU P-KS tersebut bisa menambahkan masalah baru serta dinilai berpotensi melahirkan generasi yang lemah. Massa mengaku menolak RUU tersebut.

"Karena itu, kami menolak wacana RUU penghapusan kekerasan seksual, yang kabarnya akan disahkan," jelas Dahlia.

"Ini bertentangan dengan nilai pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa," ungkapnya.

Dalam aksinya, massa berharap DPR Aceh menyampaikan aspirasi mereka ke DPR RI. Peserta aksi juga mendesak RUU tersebut dibatalkan.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPRA, Gufron Zainal Abidin, mengaku akan memperjuangkan tuntutan peserta aksi. Dia juga mengaku selaku anggota dewan juga menolak kehadiran RUU tersebut.

"Jika RUU P-KS ini tidak dibatalkan, maka kami siap menduduki gedung DPR RI," tegas Gufron.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.