Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Nasional
  • Wiranto Cerita 98, TKN Jokowi: Kenapa Kubu Prabowo Kepanasan?

Nasional

Wiranto Cerita 98, TKN Jokowi: Kenapa Kubu Prabowo Kepanasan?

Jumat, 29 Mar 2019 08:45
Detik.com
Juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Ace Hasan Syadzily.
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto telah menyampaikan sejarah tahun 1998 tanpa tendensi politik Pemilu 2019. TKN Jokowi-Ma'ruf justru heran dengan kubu Prabowo yang gerah dengan penyampaian Wiranto dan mengaitkannya dengan politik pemilu.

"Kalau kubu sebelah merasa ini momentumnya politis, kenapa harus merasa kepanasan? Toh Pak Wiranto juga tidak menyebutkan secara khusus soal posisi Pak Prabowo. Kecuali nama Prabowo disebut sebagai bagian dari pelaku sejarah, yang semua orang juga tahu posisi Prabowo bagaimana," kata juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Jumat (29/3/2019).

Wiranto telah menyampaikan dia tak memanfaatkan peluang pengambilalihan kekuasaan meski peluang itu terbuka untuknya pada 1998. Soalnya Wiranto tidak ingin terjadi perang saudara di Indonesia dengan 200 orang mahasiswa menjadi korban. Akhirnya Indonesia bisa melalui reformasi sampai sekarang. Pilihan Wiranto yang menjadi Menteri Pertahanan dan Panglima ABRI saat itu dinilai Ace sebagai pilihan tepat.
"Poin saya, sejarah yang disampaikan Pak Wiranto penting diketahui masyarakat. Tapi jangan membuat kubu sebelah merasa harus kebakaran jenggot," kata Ace.

Menurut Ace, cerita itu perlu disampaikan ke forum kaum muda seperti yang dihadapi Wiranto, yakni Forum Nasional Mahasiswa Anti-Penyalahgunaan Narkoba 2019 di Auditorium Harun Nasution, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (28/3) kemarin.

"Karena forum tersebut adalah forum generasi milenial yang mereka perlu tahu sejarah 1998," kata Ace.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menilai cerita Wiranto aneh. Dia bertanya-tanya kenapa cerita itu baru dikemukakan Wiranto pada saat ini.

"Rasanya sih terbalik itu pernyataan Pak Wiranto ya. Dan anehnya sesudah beberapa puluh tahun kok baru keluar sekarang," ujar Ketua DPP PD Jansen Sitindaon kepada wartawan, Kamis (28/3).

Adapun dari Partai Gerindra, ada Fadli Zon dan Andre Rosiade, yang menilai Wiranto memanfaatkan momentum menjelang Pemilu 2019 lewat cerita soal '98. Fadli Zon menduga kubu capres petahana Joko Widodo sudah kehabisan ide untuk menurunkan elektabilitas Prabowo. Andre Rosiade menilai cerita Wiranto bertujuan untuk mengecilkan Prabowo.

"Saya rasa Pak Wiranto mengatakan cerita ini karena ini momentum Pemilu saja, untuk mengatakan seakan-akan dia lebih besar ketimbang Prabowo," kata Andre.


Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.