Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Nasional
  • Yang Perlu Kamu Tahu soal Puisi Kontroversial Fadli Zon

Nasional

Yang Perlu Kamu Tahu soal Puisi Kontroversial Fadli Zon

Sabtu, 09 Feb 2019 09:36
Detik.com
JAKARTA - Puisi 'Doa yang Ditukar' karya Fadli Zon berbuntut panjang hingga muncul aksi para santri. Ini fakta-fakta seputar puisi kontroversial yang ditulis Wakil Ketua DPR itu.

1. Fadli tulis puisi

Puisi 'Doa yang Ditukar' ditulis Fadli Zon pada 3 Februari 2019 setelah heboh KH Maimun Zubair (Mbah Moen) salah menyebut nama Prabowo ketika berdoa di samping Jokowi. Berikut ini puisi lengkap Fadli 'Doa yang Ditukar':

DOA YANG DITUKAR

doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral

doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar

doa yang ditukar
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik

Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah

2. Rommy balas puisi Fadli

Setelah puisi Fadli dipublikasikan, giliran Ketua Umum PPP M Romahurmuziy atau Rommy membuat puisi 'Katanya Bela Ulama'. Puisi Rommy berbicara soal pihak-pihak yang mengklaim membela ulama tapi malah mempermainkan salah ucap dalam doa Mbah Moen.

Berikut ini puisi Rommy soal 'Katanya Bela Ulama':

Katanya bela ulama
Kyai paling sepuh pun kau nista
Dengan aneka meme dan cela

Katanya bela agama
Tapi kau halalkan semua
Tuk gelapkan siang sebelum waktunya

Katanya hasil ijtima'
Baca Qur'an pun kau hindari dengan berbagai cara

Jadi sebenarnya kau makhluk apa?
Editan atau manusia

3. Menag tanya Fadli soal sosok 'Kau'

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mempertanyakan sosok 'kau' yang dimaksud dalam puisi Fadli Zon. Lewat Twitter, dia meminta klarifikasi apakah 'kau' dalam puisi 'Doa yang Ditukar' adalah Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen.

"Pak @fadlizon Yth, Agar mendapatkan kejelasan, saya mohon tabayyun (klarifikasi): apakah yg dimaksud dengan 'kau' pada puisi tsb adalah Simbah Kiai Maimoen Zubaer? #doayangditukar," tulis Menag Lukman seperti dilihat detikcom, Selasa (5/2/2019).

4. Fadli Menyatakan Puisinya Tak Terkait Mbah Moen

Fadli menjawab pertanyaan Menag Lukman. Masih lewat Twitter, Fadli menegaskan, 'kau' yang dia maksud dalam puisinya bukanlah Mbah Moen, melainkan penguasa dan makelar doa.

"Pak Lukman yb, jelas sekali bukan. Itu itu penguasa n makelar doa," tulis Fadli.

5. Fadli unggah foto bersama Mbah Moen

Muncul tagar #FadliZonHinaUlama di Twitter karena puisi itu dianggap ditujukan kepada Mbah Moen. Di saat yang sama, Fadli Zon mengunggah fotonya bersama sang kiai.

Tampak Fadli memakai peci hitam dan Mbah Moen tersenyum ke arah kamera ketika selfie bareng. Waketum Gerindra ini menegaskan menghormati ulama karismatik itu.

"Bersama Mbah Moen di pesantren Syekh Ahmad bin Muhammad Alawy Al Maliki, Rusaifah, Mekkah. Saya selalu hormat pada beliau dan doa beliau untuk Pak @prabowo mudah-mudahan diijabah. Amin," tulis Fadli di Twitter, Kamis (7/2/2019).

6. Massa santri protes Fadli Zon

Meski Fadli sudah menegaskan dia hormat kepada Mbah Moen, tetap ada aksi protes dari para santri se-Kabupaten Kudus. Massa yang tergabung dalam Aliansi Santri Membela Kiai (Asmak) turun ke jalan dan mendoakan kiai sebagai bentuk protes

Sejumlah tulisan bernada memprotes Fadli Zon dibawa santri. Seperti 'Mencela Ulama adalah Dosa Besar', 'Penjarakan Fadli Zon', 'Kami Bersama Kyai', 'Doa Santri untuk Kiyai', dan lainnya.

Aksi diisi dengan zikir bersama. Mereka hanyut dalam lantunan zikir dan selawat yang dipimpin Solikhul Hadi.

7. Respons Fadli Zon atas aksi protes

Merespons aksi protes tersebut, Fadli menegaskan puisi yang dibuatnya tidak ditujukan kepada Kiai Maimun Zubair atau Mbah Moen. Dia meminta semua pihak tidak membuat interpretasi atas puisinya yang berpotensi melarut-larutkan masalah.

"Saya udah menyatakan waktu menjawab dari Menteri Agama juga bahwa itu sama sekali bukan untuk Pak Kiai Maimun Zubair, Mbah Moen. Tidak ada dan tidak ada sedikit pun indikasi ke sana," kata Fadli Zon saat dihubungi, Jumat (8/2).



Sumber: detik.com
nasional
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 14:45

    Pelaku Pembunuhan di Sungai Sembilan Dumai Ditangkap, Sebelum Cekcok Minum Tuak Bersama Korban

    DUMAI â€" Polsek Sungai Sembilan Polres Dumai bersama tim gabungan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan berencana atau penganiayaan yang mengakibatkan korban Suyetno (41) meningga

  • Senin, 22 Jun 2026 14:43

    Dugaan Korupsi Proyek Jalan, Mantan Bupati Rohil Diperiksa Polda Riau

    PEKANBARU - Afrizal Sintong yang merupakan mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), hari ini diinformasikan menjalani pemeriksaan di Mapolda Riau. Informasinya, ia diperiksa atas dugaan tindak pidana korups

  • Senin, 22 Jun 2026 13:49

    Kerjasama dengan 23 SMP Swasta, Pemko Pekanbaru Jamin Biaya Pendidikan Selama 3 Tahun

    PEKANBARU-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Kota Pekanbaru tahun ajaran 2026/2027 dimulai Senin (22/6/2026) pukul 00.00 WIB besok. Ada 51 SMP Negeri di Kota Pekanbaru yang akan menampung

  • Senin, 22 Jun 2026 13:46

    Peringati HUT ke-18, RSUD Petala Bumi Gelar Pemeriksaan Mata dan Bagikan Kacamata Gratis

    Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Tahun 2026, RSUD Petala Bumi ProvinsiRiau menggelar kegiatan pelayanan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat.Kegiatan te

  • Senin, 22 Jun 2026 13:43

    Riau Kaya Raya, PAD Tinggal Sisa: Bocor di Mana?

    Di atas kertas, Provinsi Riau adalah salah satu wilayah terkaya sumber daya di Indonesia. Hamparan kebun sawit mencapai jutaan hektare, pabrik beroperasi siang-malam, dan arus logistik tak pernah bena

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.